Batu Besar Menggantung, Pembersihan Material Longsor di Lembah Anai Tertahan

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi material tanah menutupi jalan lintas Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, dekat Jembatan Kembar, Padang Panjang. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (24/6/2026)

Foto: Kondisi material tanah menutupi jalan lintas Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, dekat Jembatan Kembar, Padang Panjang. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (24/6/2026)

ARGUMENRAKYAT.COMSUMBAR – Material tanah menutupi jalan lintas Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, dekat Jembatan Kembar, Padang Panjang. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB ini mengakibatkan jalur lalu lintas lumpuh total.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Padang Panjang menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan berkepanjangan. “Dari semalam curah hujan cukup tinggi, 12 jam tidak henti-henti dan sekarang Alhamdullilah sudah berhenti,” ungkap Hendri Arnis melalui akun Instagram @hendri.arnis_official.

Baca Juga:  Melihat Pandangan A.A Navis: Kosmologi Matrilineal Minangkabau

Di samping itu, Ia mengimbau masyarakat yang akan melewati jalur tersebut untuk menunda perjalanan atau mencari rute alternatif. Saat ini, pemerintah daerah sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan cepat.

“Kita lagi berusaha menghubungi kawan-kawan di Provinsi, Balai, dan semuanya untuk segera mengangkat reruntuhan batu, dan tanah,” ujar Hendri.

Adapun kendala pembersihan di lapangan, meski 2 unit ekskavator sudah disiagakan di lokasi, Kasat Lantas Padang Panjang menyatakan bahwa pembersihan material belum bisa dilakukan karena kondisi tanah yang labil dan membahayakan.

Baca Juga:  Beruang Madu Korban Jerat Nilon di Perkebunan Karet Pasaman Dievakuasi ke Sijunjung

“Ada batu besar di atas yang lagi mengantung. Jadi menunggu batu dari atas untuk turun, kalau ada hujan nanti malam dan mudah-mudahan batu turun setelah itu baru bisa di kerjakan,” ungkap Pifzen Finot.

pria yang menyandang 3 balik kuning di bahunya tersebut menambahkan bahwa belum dapat dipastikan kapan jalur Lembah Anai bisa kembali dilalui. Ia menyarankan pengendara dari Bukittinggi menuju Padang maupun sebaliknya untuk beralih ke jalur lain, “Yaitu melewati jalan Sitinjau Laut,” kata Pifzen.

(Zidan Pratama)

Berita Terkait

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon
TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil
Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK
Duka di Balik Dinding Gupusmu II: Kala Prosedur Rutin Berujung Petaka
Kompolnas Sebut Kasus Kematian Tiga Polisi di Kalteng Sebagai Pembunuhan Sengaja
Terungkap! Jejak Kelompok Mbalingga di Balik Abu Pesawat dan Kematian Pilot AS di Yahukimo
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Sebabkan Kemacetan di Jalur Padang–Painan
TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA yang Tewas Ditembak OPM di Yahukimo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Duka di Balik Dinding Gupusmu II: Kala Prosedur Rutin Berujung Petaka

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:27 WIB

Kompolnas Sebut Kasus Kematian Tiga Polisi di Kalteng Sebagai Pembunuhan Sengaja

Berita Terbaru