ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Material tanah menutupi jalan lintas Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, dekat Jembatan Kembar, Padang Panjang. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB ini mengakibatkan jalur lalu lintas lumpuh total.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Padang Panjang menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan berkepanjangan. “Dari semalam curah hujan cukup tinggi, 12 jam tidak henti-henti dan sekarang Alhamdullilah sudah berhenti,” ungkap Hendri Arnis melalui akun Instagram @hendri.arnis_official.
Di samping itu, Ia mengimbau masyarakat yang akan melewati jalur tersebut untuk menunda perjalanan atau mencari rute alternatif. Saat ini, pemerintah daerah sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan cepat.
“Kita lagi berusaha menghubungi kawan-kawan di Provinsi, Balai, dan semuanya untuk segera mengangkat reruntuhan batu, dan tanah,” ujar Hendri.
Adapun kendala pembersihan di lapangan, meski 2 unit ekskavator sudah disiagakan di lokasi, Kasat Lantas Padang Panjang menyatakan bahwa pembersihan material belum bisa dilakukan karena kondisi tanah yang labil dan membahayakan.
“Ada batu besar di atas yang lagi mengantung. Jadi menunggu batu dari atas untuk turun, kalau ada hujan nanti malam dan mudah-mudahan batu turun setelah itu baru bisa di kerjakan,” ungkap Pifzen Finot.
pria yang menyandang 3 balik kuning di bahunya tersebut menambahkan bahwa belum dapat dipastikan kapan jalur Lembah Anai bisa kembali dilalui. Ia menyarankan pengendara dari Bukittinggi menuju Padang maupun sebaliknya untuk beralih ke jalur lain, “Yaitu melewati jalan Sitinjau Laut,” kata Pifzen.
(Zidan Pratama)









