JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kementerian Kesehatan menyatakan Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, melampaui target nasional dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penemuan kasus tuberkulosis (TBC), sehingga dijadikan model percontohan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Cakupan CKG Lampaui 100 Persen
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyebut data Kemenkes per 19 Agustus menunjukkan cakupan CKG di Banten telah menyentuh 5.934.010 jiwa atau 100,60 persen dari target. Angka itu menempatkan Banten di posisi tiga besar provinsi dengan cakupan CKG tertinggi di Indonesia.
“Lebih lanjut, penemuan kasus TBC di wilayah ini pada tahun sebelumnya berhasil menembus 112 persen dari estimasi beban kasus, dengan tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 91 persen,” katanya.
Menurut Benny, kesuksesan Banten tidak lepas dari strategi integrasi layanan dan kolaborasi lintas sektor. Salah satu kuncinya adalah pemanfaatan rontgen portabel dalam CKG yang mempercepat deteksi kelainan paru seperti TBC sekaligus terintegrasi dengan penjaringan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
16 Unit X-ray untuk Delapan Daerah
Sebagai dukungan keberlanjutan, Kemenkes menyiapkan alokasi 16 unit X-ray melalui APBN 2026 untuk delapan kabupaten dan kota di Banten yang memenuhi kriteria.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota terus bahu-membahu menyukseskan program CKG guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Secara nasional, program CKG ditargetkan menjangkau 130 juta jiwa sepanjang 2026, dan hingga kini cakupannya telah mencapai sekitar 82 juta jiwa.









