Jakarta, ArgumenRakyat.com — Studi yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports menemukan kelompok orang dewasa yang lebih aktif berjalan kaki cenderung memperoleh hasil lebih baik pada sejumlah tes fungsi kognitif.
Studi pada Oktober 2026 itu melibatkan 3.093 orang dewasa di Amerika Serikat berusia 18 hingga 93 tahun dengan usia rata-rata sekitar 58 tahun. Data aktivitas berasal dari perangkat Fitbit yang mencatat rentang 2009 hingga 2023.
Tiga Kelompok Aktivitas
Peserta terbagi dalam tiga kelompok berdasarkan rata-rata langkah harian, yakni 5.108, 8.875, dan 14.161 langkah. Mulai September 2023, mereka menjalani rangkaian tes kognitif yang menilai perhatian berkelanjutan, kemampuan mengabaikan distraksi, dan pilihan terhadap imbalan.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →“Dalam beberapa ranah kognitif, individu dalam kelompok yang lebih aktif cenderung menunjukkan hasil lebih baik pada pengukuran kognitif,” kata psikiater Olaoluwa Okusaga dari Baylor College of Medicine yang turut menjadi peneliti studi ini.
Selisih Skor Tergolong Kecil
Setelah memperhitungkan usia, pendidikan, pendapatan, status perkawinan, dan tempat lahir, skor perhatian kelompok aktivitas menengah diperkirakan lebih tinggi 1,76 poin dibandingkan kelompok paling tidak aktif, sedangkan kelompok paling aktif berselisih 2,17 poin.
Okusaga menegaskan temuan itu tidak dapat dijadikan patokan jumlah langkah harian. “Studi kami bersifat observasional dan tidak dirancang untuk menentukan jumlah langkah harian yang optimal bagi kesehatan kognitif,” ucapnya.
Peneliti juga menemukan kaitan terbatas dengan tekanan darah. Tekanan sistolik lebih rendah secara statistik menjelaskan sekitar 5 persen hubungan antara jumlah langkah dan skor pemilihan imbalan, namun tidak membuktikan perbaikan kemampuan berpikir.









