Demo Yogyakarta Ricuh, 6 Mahasiswa Luka, UGM Tempuh Hukum

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Yogyakarta Ricuh, 6 Mahasiswa Luka, UGM Tempuh Hukum. (Foto: Tribunnews)

Demo Yogyakarta Ricuh, 6 Mahasiswa Luka, UGM Tempuh Hukum. (Foto: Tribunnews)

YOGYAKARTA, ArgumenRakyat.com — Enam mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengalami luka-luka setelah aksi Aliansi Masyarakat Sipil di simpang empat Gramedia, Yogyakarta, Selasa (1/9/2026) malam berakhir ricuh.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima korban merupakan mahasiswa UGM, sedangkan satu lainnya mahasiswa UNY. Direktur Kemahasiswaan UGM Hempri Suyatna menyebut para korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rapih. Dari enam korban, dua di antaranya mengalami trauma dan sesak napas, satu luka robek di dahi, satu luka robek di bibir, serta satu lainnya memar di pelipis, perut, dan bagian belakang kepala.

Baca Juga:  Ketua PBNU Sebut Warga NU Harus Introspeksi Diri dan Berhenti Bersaing dengan Muhammadiyah

Kronologi Kericuhan

Menurut Hempri, aksi awalnya berlangsung kondusif. Massa mulai berdatangan sekitar pukul 16.30 WIB. Namun sekitar pukul 19.00 WIB terjadi provokasi yang melibatkan kelompok masyarakat tertentu sehingga situasi memanas dan massa aksi dipukul mundur. Kericuhan kembali pecah sekitar pukul 22.00 WIB, ketika mahasiswa kembali dipukul mundur dan sejumlah peserta mengalami kekerasan.

“Sekitar jam 22.00 teman-teman mahasiswa dipukul mundur oleh kelompok-kelompok masyarakat dan ironisnya dengan berbagai bentuk kekerasan yang tidak sepantasnya terjadi. Adik-adik mahasiswa tidak anarkis, tapi dipukul mundur dengan tindakan yang anarkis,” kata Hempri.

Baca Juga:  Mengenang Iyut Fitra: Warisan Sang Maestro yang Menghidupkan Sastra dari Sudut Payakumbuh

UGM Siapkan Langkah Hukum

Ketua Serikat Mahasiswa (SEMA) UGM, Mesa, turut terkena semprotan merica, namun kondisinya relatif baik. Pihak kampus kini mengumpulkan data dan bukti terkait insiden tersebut serta membuka kemungkinan menempuh jalur hukum untuk mendampingi mahasiswa yang menjadi korban.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM Arie Sujito menegaskan mahasiswa memiliki hak menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari demokrasi. Ia menilai kekerasan dalam demonstrasi tidak dapat dibenarkan dan meminta pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum.

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB