Persiapkan Generasi Digital, Pemerintah Resmi Masukkan Coding dan AI dalam Kurikulum Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto : spilltekno.com

Sumber foto : spilltekno.com

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Langkah revolusioner diambil oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam menghadapi era transformasi digital. Pemerintah secara resmi mengumumkan kebijakan pengenalan pelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai bagian dari materi pilihan di jenjang pendidikan dasar dan menengah mulai tahun ajaran mendatang.

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap arahan Presiden dalam upaya mempercepat penciptaan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di kancah global serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Bukan Menambah Beban, Tapi Pilihan Strategis

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa pelajaran Coding dan AI tidak akan bersifat wajib bagi seluruh sekolah di tahap awal, melainkan menjadi mata pelajaran pilihan atau muatan lokal unggulan.

“Kami menyadari tidak semua sekolah memiliki infrastruktur yang sama. Oleh karena itu, kebijakan ini dimulai sebagai mata pelajaran pilihan bagi sekolah-sekolah yang sudah memiliki kesiapan sarana prasarana digital,” ujar Menteri dalam rapat koordinasi di Jakarta (25/12).

Baca Juga:  Fenomena Digital Nomad Lokal 2026: Mengapa Daerah Lebih Menarik daripada Jakarta?

Pemerintah menekankan bahwa fokus utama bukanlah menjadikan setiap siswa sebagai programmer, melainkan menumbuhkan Computational Thinking (berpikir komputasi) sejak dini. Dengan belajar coding, siswa dilatih untuk memecahkan masalah secara sistematis dan logis.

Infrastruktur dan Pelatihan Guru

Untuk mendukung keberhasilan program ini, pemerintah telah menyiapkan dua strategi utama:

  1. Revitalisasi Lab Komputer: Bantuan perangkat teknologi mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah, terutama di wilayah yang menjadi proyek percontohan.

  2. Pelatihan Tenaga Pendidik: Kemendikdasmen bekerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi global dan perguruan tinggi untuk memberikan sertifikasi khusus bagi guru informatika agar mampu mengajar materi AI yang adaptif.

Baca Juga:  Waspada! Modus Baru Pembobolan Rekening Lewat 'Deepfake': AI Jadi Ancaman Nyata Verifikasi Biometrik Perbankan

Mendukung Literasi AI untuk Masa Depan

Penerapan AI dalam pendidikan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga bagaimana siswa menggunakan teknologi AI secara etis dan bertanggung jawab. Kurikulum yang disusun mencakup pengenalan dasar algoritma, etika digital, hingga pemanfaatan alat berbasis AI untuk kreativitas dan produktivitas.

“Kita tidak ingin anak-anak Indonesia hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi harus menjadi produsen. AI adalah realitas masa depan, dan pendidikan kita harus mampu menjembatani celah tersebut,” tambah juru bicara kementerian.

Kebijakan ini sejalan dengan metode Deep Learning yang baru saja diluncurkan, di mana penguasaan teknologi menjadi instrumen penting bagi siswa untuk melakukan eksplorasi ilmu pengetahuan secara lebih mendalam dan bermakna.

Berita Terkait

Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana
Fenomena Digital Nomad Lokal 2026: Mengapa Daerah Lebih Menarik daripada Jakarta?
Generasi Cemas: Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling Meski Dompet Sedang Kering?
Facebook dan Instagram Disorot Pemerintah, Meta Diminta Tindak Tegas Konten Judi Online
Micro Influencer Jadi Senjata Baru Promosi UMKM di Era Digital
Produksi Konten hingga Podcast Bisnis, Dimensia Creative Payakumbuh Bantu UMKM Go Digital
Aturan Baru Ruang Digital: PP Tunas Wajibkan Verifikasi Usia Pengguna Anak
Kedaulatan Harga Mati! DPR RI Desak Perlindungan Total Data Warga dalam Arus Lintas Negara

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:00 WIB

Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana

Kamis, 23 April 2026 - 12:00 WIB

Fenomena Digital Nomad Lokal 2026: Mengapa Daerah Lebih Menarik daripada Jakarta?

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00 WIB

Generasi Cemas: Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling Meski Dompet Sedang Kering?

Senin, 9 Maret 2026 - 11:39 WIB

Facebook dan Instagram Disorot Pemerintah, Meta Diminta Tindak Tegas Konten Judi Online

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:58 WIB

Micro Influencer Jadi Senjata Baru Promosi UMKM di Era Digital

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB