Menhut Raja Juli Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, Raja Juli: Sudah Dikembalikan Sebelum OTT

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Raja Juli Antoni saat memberikan klarifikasi (Dok.Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)

Foto: Raja Juli Antoni saat memberikan klarifikasi (Dok.Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan klarifikasi resmi mengenai sebuah amplop yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) saat melakukan audiensi di kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026 lalu.

Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka menyusul pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membuka peluang untuk memeriksa Menhut guna memperkuat pembuktian dalam kasus dugaan suap terkait pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kabupaten Kuansing, Riau.

Raja Juli menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bersifat resmi dan tercatat. “klarifikasi pertama saya bahwa benar tanggal 2 Juni 2026 ada audiensi Bupati Kuansing di kantor ini. Ini audiensi yang terbuka, bupatinya mengirim surat resmi, dipublish di media sosial saya maupun kementerian, dan ada daftar hadir, ada notulensi,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenhut, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga:  PU Rampungkan Tanggul Darurat Padang, Jalan Tapan Dibuka

Ia juga menegaskan siap bekerja sama penuh dengan penegak hukum. “Jadi kalau suatu saat pihak KPK memerlukan, atau bahkan kami akan proaktif juga menyerahkan apa yang saya sebutkan tadi,” ucap Raja Juli.

Kronologi Penemuan Amplop

Terkait keberadaan amplop misterius tersebut, Menhut mengaku tidak mengetahui apa isi di dalamnya. Amplop itu baru disadari keberadaannya setelah Bupati Kuansing meninggalkan ruangan audiensi.

“Dalam audiensi itu ternyata Bapak Bupati Kuansing meninggalkan amplop yang ditutup dengan map ya, dan ketika beliau pergi saya baru sadar. Dan saya langsung meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut. Saya tidak tahu isinya apa, tapi saya merasa tidak memiliki hak terhadap amplop tersebut,” kata Raja Juli menerangkan situasi saat itu.

Baca Juga:  Status Saksi, Nusron Wahid Tak Bisa Dicegah ke Luar Negeri

Telah Dikembalikan ke Bupati

Raja Juli menjelaskan bahwa pengembalian amplop sempat tertunda beberapa hari karena padatnya jadwal ajudannya. Namun, proses pengembalian akhirnya difasilitasi dengan surat resmi dari Sekretaris Jenderal dan koordinasi dengan kepolisian setempat. Ajudan Menhut dikirim langsung menuju Riau untuk menyerahkan kembali amplop tersebut kepada Bupati Kuansing.

“Jadi tanggal 12 teman-teman semua, Jumat ya, hari Jumat tanggal 12, sekitar 17 hari sebelum terjadi OTT, ajudan saya sudah mengembalikan amplop putih kepada Bupati Kuantan Singingi. Ada tanda terimanya, ada fotonya,” kata Raja Juli menegaskan bahwa pengembalian sudah dilakukan jauh sebelum operasi tangkap tangan oleh KPK terjadi.

Berita Terkait

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng
Remaja Surabaya Tewas usai Bangunkan Keluarga saat Kebakaran

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB