Berikut Manfaat Buah Langsat bagi Kesehatan: Kaya Nutrisi dan Ampuh Cegah Berbagai Penyakit

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah Langsat di Atas Rumput

Buah Langsat di Atas Rumput

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Buah langsat (Lansium domesticum), buah tropis berukuran kecil dan berkulit tipis yang tumbuh subur di kawasan Asia Tenggara, ternyata menyimpan segudang khasiat yang luar biasa bagi tubuh manusia. Di balik rasanya yang manis dan unik, buah yang sangat digemari di Indonesia ini memiliki profil nutrisi yang tinggi, sehingga menjadikannya agen preventif yang efektif melawan berbagai gangguan kesehatan.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan berbagai literatur kesehatan dan penelitian ilmiah, buah langsat terbukti menjadi buah pendukung yang sangat baik untuk menjaga stabilitas metabolisme tubuh. Bagi individu yang tengah menjalani program weight management atau diet, buah ini menjadi opsi ideal karena memiliki kadar kalori yang relatif rendah. Tiap 100 gram buah langsat hanya menyumbang sekitar 57 kalori. Angka kalori ini bahkan tercatat lebih rendah dibandingkan dengan buah duku yang masih sekerabat dengannya.

Selain rendah kalori, buah langsat kaya akan kandungan dietary fiber atau serat pangan. Konsumsi serat dari buah langsat mampu menstimulasi rasa kenyang yang lebih lama (satietas), sehingga efektif menekan nafsu makan berlebih. Di dalam saluran pencernaan, serat tersebut bertindak sebagai motor penggerak untuk memperlancar proses sekresi, meringankan gejala, serta mencegah terjadinya konstipasi atau sembelit. Keberadaan serat pangan ini juga berkontribusi langsung pada penurunan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner. Dalam setiap 100 gramnya, terdapat sekitar 2 gram serat yang mampu memenuhi sekitar 6 hingga 11 persen kebutuhan serat harian orang dewasa.

Baca Juga:  Dunia dalam Krisis: WHO Sebut 1 Miliar Orang Alami Gangguan Mental, Layanan Masih Timpang!

Tidak hanya itu, buah langsat juga dikenal sebagai penyedia antioksidan alami yang mumpuni. Di dalamnya terkandung senyawa fitokimia seperti flavonoid dan karotenoid yang berperan aktif dalam menetralisir radikal bebas. Aktivitas antioksidan ini sangat krusial dalam melindungi integritas sel-sel tubuh dari stres oksidatif, memelihara jaringan, serta mendongkrak sistem imunitas (kekebalan tubuh) melalui asupan vitamin C. Keberadaan vitamin A dan betakaroten di dalam buah ini juga berperan penting dalam menjaga kejernihan fungsi visual dan meminimalisir risiko degenerasi makula terkait usia.

Baca Juga:  Berikut Manfaat Buah Salak yang Jarang Diketahui

Manfaat unik lainnya dari tanaman langsat adalah kemampuannya sebagai agen anti-malaria. Hasil uji laboratorium membuktikan bahwa bagian kulit dan daun buah langsat memiliki sifat antipatogenik terhadap parasit Plasmodium falciparum, yaitu mikroorganisme penyebab penyakit malaria. Senyawa kimia aktif di dalam ekstrak kulit dan daunnya mampu menginterupsi siklus hidup patogen tersebut, menghambat proliferasi, hingga membunuh parasit di dalam aliran darah.

Dari aspek neurologis, buah langsat diperkaya oleh kandungan vitamin B kompleks, mencakup vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), serta asam folat. Deretan vitamin ini memegang peranan vital dalam proses metabolisme makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein untuk diubah menjadi pasokan energi. Khususnya kandungan vitamin B2 yang tinggi, zat ini berperan mengoptimalkan serta memelihara fungsi sistem saraf pusat. Melalui keseimbangan asupan kalium yang juga terdapat di dalamnya, buah langsat ikut mengontrol tekanan darah agar tetap berada pada ambang batas normal, sekaligus memberikan perlindungan menyeluruh pada sistem kardiovaskular.

Berita Terkait

Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya
Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring
512 Santri Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari
Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?
7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini
Batuk Akibat Asap Karhutla atau Pneumonia? Kenali Bedanya
Bahaya Menghirup Asap Karhutla bagi Tubuh dan Paru-paru
Banten Lampaui Target, Jadi Contoh Program CKG-TBC Nasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:21 WIB

Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya

Rabu, 2 September 2026 - 16:35 WIB

Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring

Rabu, 2 September 2026 - 16:20 WIB

512 Santri Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari

Rabu, 2 September 2026 - 10:20 WIB

Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?

Selasa, 1 September 2026 - 10:19 WIB

7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB