Melihat Keadaan Murid: Menakar Kapasitas dalam Samudra Ilmu

Penulis: Apria Putra

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Selesai Perkuliahan Bersama Mahasiswa di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi (Dok. Penulis)

Foto: Selesai Perkuliahan Bersama Mahasiswa di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi (Dok. Penulis)

ARGUMENRAKYAT.COM, SUMBAR – Selesai sudah perkuliahan Studi Naskah Pendidikan Agama Islam semester ini, di UIN SjechM. Djamil Djambek Bukittinggi. Selama satu semester, kami menyelami mutiara hikmah dari dua prasasti pendidikan Islam: Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim karya Imam Ibnu Jama’ah dan Ta’limul Muta’allim gubahan Syekh Zarnuji.

Mengingat sebagian besar mahasiswa adalah jebolan MAN dan SMA yang dahaganya akan khazanah pesantren belum terpuaskan, telaah atas dua kitab ini menjadi kompas bagi mereka untuk memeluk adab inti dari segala ilmu.

Satu fragmen yang saya tadabburi bersama mereka adalah kaidah agung dalam Tadzkiratus Sami’: seorang pendidik wajib berbicara sesuai dengan maqam atau kapasitas akal muridnya. Ibarat penyair yang menyusun bait indah, guru harus tahu kapan harus menggunakan badi’ dan kapan cukup dengan bayan yang lugas.

Baca Juga:  Dekonstruksi Marwah Gelar Adat yang Terdestruksi

Janganlah ilmu yang tinggi disuguhkan kepada akal yang belum siap memikul beban berat; sebab ibarat memberi daging unta kepada bayi yang baru belajar mengunyah, justru akan mencelakakan.

Janganlah fiqh muqaranah dipaksakan bagi mereka yang belum mantap dalam fiqh madzahib, atau filsafat metafisika diajarkan sebelum tauhid benar-benar berakar dalam qalb. Memberikan kitab-kitab berat seperti Futuhat atau Insan Kamil kepada mereka yang belum kokoh memegang tali syariat hanya akan menebar mudharat. Ilmu adalah cahaya, namun cahaya yang terlalu terang bagi mata yang belum terbiasa justru akan membinasakan pandangan.

Baca Juga:  PLN UP3 Bukittinggi Siaga Jaga Listrik Andal Jelang HUT RI

Semoga para mahasiswa ini tidak sekadar menjadi pembawa kitab, tapi juga penanam nilai-nilai luhur yang mengakar pada tradisi klasik pendidikan Islam. Semoga pula kelak mereka menjadi guru yang bijak, yang mampu menakar “makanan” bagi akal muridnya, sebagaimana para ulama salaf menjaga amanah ilmu. Aamiin.

Penulis: Apria Putra, MA.Hum (Filolog, Dosen UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi)

Berita Terkait

Dua Tahun Prabowo dan Perang Persepsi Ketahanan Nasional
Refleksi Tahanan Politik: Mencari Makna Hidup di Salemba
Untuk Siapa Demokrasi Bekerja? Catatan atas Buku Jemmy Setiawan
Dekonstruksi Marwah Gelar Adat yang Terdestruksi
Daulat Pemikiran Tan Malaka dan Pemulangan Makam ke Tanah Kelahiran
Pisau Cukur Tradisi dan Jalan Sunyi Spiritual Andrea Yudha Pratama
Gema Balada Jhon Selno dan Kemandirian Kreatif di Jagat Digital
Nyali Pengabdian Teritorial Dandim 50 Kota dan Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Dua Tahun Prabowo dan Perang Persepsi Ketahanan Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Refleksi Tahanan Politik: Mencari Makna Hidup di Salemba

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Untuk Siapa Demokrasi Bekerja? Catatan atas Buku Jemmy Setiawan

Minggu, 27 September 2026 - 22:34 WIB

Dekonstruksi Marwah Gelar Adat yang Terdestruksi

Minggu, 27 September 2026 - 22:33 WIB

Daulat Pemikiran Tan Malaka dan Pemulangan Makam ke Tanah Kelahiran

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB