Situasi Memanas di Perairan Gaza: Jumlah WNI yang Diamankan Kini Bertambah Jadi 9 Orang

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Memanas di Perairan Gaza: Jumlah WNI yang Diamankan Kini Bertambah Jadi 9 Orang.Source: Youtube/TVone

Situasi Memanas di Perairan Gaza: Jumlah WNI yang Diamankan Kini Bertambah Jadi 9 Orang.Source: Youtube/TVone

ARGUMENRAKYAT.COM,JAKARTA — Militer Israel (IDF) menahan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI). Saat itu, mereka sedang mengikuti misi kemanusiaan internasional menuju Jalur Gaza. Sembilan WNI tersebut bergabung dalam armada kapal sipil bernama Global Sumud Flotilla.
​Gerakan kemanusiaan laut internasional ini bertujuan menembus blokade ilegal di Gaza. Para relawan membawa misi menyalurkan bantuan logistik secara langsung kepada warga Palestina. Nama “Sumud” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti “keteguhan” atau “ketahanan”. Istilah ikonik ini mencerminkan perjuangan panjang rakyat Palestina.

Baca Juga:  Menlu Sugiono Tegaskan Dewan Perdamaian Harus Sejalan dengan DK PBB untuk Perdamaian Palestina

​Menurut informasi terhimpun, Angkatan Laut Israel mencegat kapal sipil tersebut secara sepihak di perairan internasional. Kapal ini mengangkut ratusan relawan internasional dari berbagai negara. Berbagai lembaga hukum kemanusiaan dunia mengecam keras aksi penahanan ini. Mereka menilai tindakan Israel melanggar hukum maritim internasional. Aksi tersebut juga masuk kategori pembajakan kapal sipil serta penculikan relawan.
​Sembilan WNI di dalam kapal terdiri dari aktivis kemanusiaan dan jurnalis nasional. Mereka sedang bertugas meliput jalannya misi penting tersebut. Kini, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) terus berkoordinasi intensif. Pemerintah menempuh upaya diplomasi guna memastikan keselamatan mereka. Kemlu RI juga menuntut pembebasan seluruh WNI secepatnya.(**)

Berita Terkait

Tan Malaka: Dialektika Geopolitik Global dan Manifesto Kemerdekaan 100% Indonesia
Arsenal Juara Premier League 2025-2026, Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun!
Anies Baswedan Jadi Konsultan Kehormatan Pembangunan Kota di Arab Saudi
Indonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Kesiapan Penuh
Bangkit dari Ramsay Hunt Syndrome, Justin Bieber Kembali Taklukkan Panggung Dunia di Coachella 2026
Langkah Diplomasi: Usai Kunjungan ke Moskow, Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan dengan Prancis di Istana Élysée
Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang Hasilkan Komitmen Investasi dan Perkuat Hubungan Strategis
Iran Beri Izin Kapal Pertamina Melintas di Selat Hormuz, Pelayaran Masih Tunggu Kesiapan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:30 WIB

Tan Malaka: Dialektika Geopolitik Global dan Manifesto Kemerdekaan 100% Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00 WIB

Arsenal Juara Premier League 2025-2026, Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:30 WIB

Situasi Memanas di Perairan Gaza: Jumlah WNI yang Diamankan Kini Bertambah Jadi 9 Orang

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Anies Baswedan Jadi Konsultan Kehormatan Pembangunan Kota di Arab Saudi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

Indonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Kesiapan Penuh

Berita Terbaru