JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Lonjakan tagihan listrik bulanan sering kali terjadi tanpa disadari pemilik rumah. Sebagian perangkat elektronik tetap menyedot daya secara konstan meski tidak digunakan, fenomena yang dikenal sebagai vampir energi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perangkat yang dilengkapi layar digital, penunjuk waktu, atau selalu terhubung internet akan terus mengonsumsi listrik meski tidak digunakan aktif. Akumulasi daya yang tersedot terus-menerus inilah pemicu utama membengkaknya biaya listrik.
Deretan Perangkat Boros Listrik
Pemanas air menjadi salah satu yang paling boros karena bekerja nonstop menjaga suhu air di dalam tangki. Model lama bahkan bisa menyedot daya hingga 4.000 watt akibat endapan yang menghambat proses pemanasan. Pendingin ruangan (AC) juga menyumbang porsi terbesar konsumsi listrik rumah tangga, mencapai 40 persen.
Kulkas yang menyala 24 jam membutuhkan daya konstan cukup besar. Mesin cuci dengan fitur air panas dan mesin pengering termasuk alat paling boros. Oven listrik membutuhkan pasokan besar untuk mencapai suhu tinggi, sementara microwave tetap menyedot listrik lewat layar jam digital yang menyala.
Cara Menekan Konsumsi Listrik
Router Wi-Fi yang beroperasi terus-menerus dapat mengonsumsi daya hingga 20 watt selama 24 jam. Speaker pintar juga selalu dalam kondisi siaga untuk memproses perintah suara. Efisiensi dapat ditingkatkan dengan memastikan karet pintu kulkas rapat, membatasi frekuensi membuka pintu, dan menjemur pakaian di bawah sinar matahari.
Ahli pemipaan Aaron Adams mengungkapkan pemanas air bekerja nonstop menjaga suhu air, sementara mengombinasikan AC dengan kipas angin bisa menjadi alternatif untuk menekan beban daya.









