Ustaz Berinisial SAM Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Santri, Modus Janjikan Beasiswa

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ustaz Berinisial SAM Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Santri, Modus Janjikan Beasiswa (foto AI)

Ilustrasi Ustaz Berinisial SAM Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Santri, Modus Janjikan Beasiswa (foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pendakwah berinisial Ustaz SAM menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustaz tersebut dilaporkan melakukan pelecehan terhadap sejumlah santri laki-laki. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga menggunakan modus dengan menjanjikan kesempatan beasiswa ke luar negeri kepada para korban.

Kasus ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan tersebut dan mendesak agar kasus ini segera ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Belajar dari Kasus UI: Mengapa Korban Kekerasan Seksual Seringkali Sulit Bersuara?

Sejumlah pihak juga menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat di lingkungan pendidikan keagamaan guna mencegah terjadinya tindakan serupa di masa mendatang. Selain itu, perlindungan terhadap korban juga dinilai harus menjadi prioritas agar mereka berani melapor tanpa rasa takut.

Pihak kepolisian disebut tengah menelusuri laporan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait untuk mengungkap fakta di balik kasus tersebut. Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dijerat dengan pasal terkait tindak pidana kekerasan seksual sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga:  Bripka EJ Tetapkan Sebagai Tersangka Kasus TPKS: Jerat Anak Rekan Kerja via WhatsApp, Terancam PTDH

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindakan pelecehan seksual dapat terjadi di berbagai lingkungan dan harus ditangani secara tegas agar memberikan efek jera serta melindungi korban.(**)

Berita Terkait

Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta
BNN Bongkar Laboratorium Mefedron di Bali: Narkotika Sintetis Racikan Impor Incar Warga Rusia
Polisi Ungkap Peta Digital ‘Teh Gembul’: Sarana Komplotan Predator di Sampang
Polisi Tangkap Residivis Curanmor Bersenpi yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan
Nekat, Wanita Sembunyikan 5 Paket Sabu di Kemaluan Saat Besuk Kekasih di Lapas Banyuwangi
Semalam Dua Kali Beraksi, Pria Bersenjata Golok yang Resahkan Warga Bogor Ditangkap
Pasutri Residivis Curanmor di Duren Sawit: Modus Bawa Anak demi Kelabui Warga
Polres Bogor Sebut Bakal Buru Pelaku Curanmor hingga ke Lubang Semut

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:28 WIB

Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:56 WIB

BNN Bongkar Laboratorium Mefedron di Bali: Narkotika Sintetis Racikan Impor Incar Warga Rusia

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Polisi Ungkap Peta Digital ‘Teh Gembul’: Sarana Komplotan Predator di Sampang

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:27 WIB

Polisi Tangkap Residivis Curanmor Bersenpi yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB

Nekat, Wanita Sembunyikan 5 Paket Sabu di Kemaluan Saat Besuk Kekasih di Lapas Banyuwangi

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB