Ini Solusi Anak Picky Eater agar Mau Cicip Makanan Baru

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Solusi Anak Picky Eater agar Mau Cicip Makanan Baru. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Ini Solusi Anak Picky Eater agar Mau Cicip Makanan Baru. (Foto: Dok. Sumber Berita)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Menghadapi anak pilih-pilih makanan alias picky eater tidak selalu harus memaksa menghabiskan makanan. Ada sejumlah cara sederhana agar anak lebih luwes menerima makanan baru.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenalkan Makanan Baru Secara Bertahap

Jangan langsung menyerah ketika anak menolak makanan baru. Tetap tawarkan makanan tersebut pada kesempatan berikutnya tanpa memaksa. Orang tua juga dapat mencampurkan sedikit makanan yang kurang disukai dengan makanan yang sudah familiar, misalnya menambahkan sayuran ke dalam telur atau makanan favorit anak.

Selain itu, tetap sediakan pilihan makanan beragam dari sumber karbohidrat, kacang-kacangan, biji-bijian, susu, telur, ikan, daging, serta buah dan sayuran. Variasikan pula bentuk, warna, tekstur, dan cara pengolahannya agar anak lebih tertarik.

Baca Juga:  7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Mengajak anak terlibat dalam menyiapkan makanan juga bisa membuatnya lebih antusias untuk makan. Orang tua bisa mengajak si kecil memilih buah atau sayuran saat berbelanja serta memberi tugas sederhana seperti mengaduk adonan atau menata potongan buah di piring.

Bangun Kebiasaan Makan yang Positif

Anak perlu belajar mengenali rasa lapar dan kenyang dari tubuhnya sendiri. Jika anak hanya makan sedikit, hindari memaksanya menghabiskan makanan dan jangan langsung mengganti menu dengan camilan tinggi gula. Berikan porsi kecil sesuai usia dan kebutuhan anak, lalu beri apresiasi ketika anak mau mencoba.

Baca Juga:  Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya

Hindari menjadikan makanan tertentu sebagai hadiah karena dapat membuat anak menganggap makanan itu lebih istimewa. Sebagai alternatif, berikan penghargaan berupa aktivitas menyenangkan seperti bermain bersama, membaca buku, atau berjalan-jalan.

Terakhir, berikan contoh kebiasaan makan yang baik karena anak banyak belajar dengan meniru. Biasakan makan bersama keluarga dan ajak anak berbicara tentang rasa, warna, serta tekstur makanan di piringnya. Konsistensi dan kesabaran menjadi kunci membangun kebiasaan makan yang lebih positif.

Berita Terkait

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua
4 Manfaat Menulis Tangan untuk Kesehatan Otak
9 Perangkat Rumah yang Diam-Diam Bikin Boros Listrik
Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya
8 Perangkat Rumah yang Tanpa Disadari Boros Listrik
Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring
Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?
7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Selasa, 8 September 2026 - 10:21 WIB

4 Manfaat Menulis Tangan untuk Kesehatan Otak

Senin, 7 September 2026 - 12:32 WIB

9 Perangkat Rumah yang Diam-Diam Bikin Boros Listrik

Jumat, 4 September 2026 - 10:21 WIB

Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

8 Perangkat Rumah yang Tanpa Disadari Boros Listrik

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB