Menyingkap Visi Di Sebalik Podcast “Kusieh Bendi”: Platform Digital Baru Dari Sudut Kota Payakumbuh

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visi Besar Herman R. (Pak Ujang) di Balik Kusieh Bendi: Wadah Kreativitas Generasi Muda Payakumbuh

Dalam episode spesial podcast Kusieh Bendi, Herman R. atau yang akrab disapa Pak Ujang, Direktur PT Dimensia Digital Multimedia, mengungkap aspirasi dan motivasi mendalam di balik pendirian platform media digital ini.

Kusieh Bendi hadir bukan sekadar sebagai ruang obrolan biasa, melainkan sebuah wadah strategis untuk memberdayakan potensi lokal di Sumatera Barat.

Makna Filosofis di Balik Nama “Kusieh Bendi”

Pak Ujang menjelaskan bahwa pemilihan nama Kusieh Bendi memiliki makna mendalam. Dalam filosofi kendaraan tradisional Minangkabau, nama ini melambangkan penyampaian pesan yang dilakukan secara perlahan namun pasti sampai ke tujuan. Melalui pendekatan ini, pesan-pesan pembangunan diharapkan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Maruah Adat Minangkabau Terancam: Fenomena Gelar Datuk 'Diobral' dan Krisis Kepemimpinan Kaum

Misi Strategis untuk Kota Payakumbuh

Melalui PT Dimensia Digital Multimedia, Pak Ujang menggarisbawahi beberapa misi utama platform ini:

  • Pemberdayaan Generasi Muda: Menjadi wadah bagi kreator muda kreatif di Kota Payakumbuh untuk berkarya dan bersaing di era digital.

  • Promosi Potensi Daerah: Mengangkat keunggulan dan kearifan lokal Payakumbuh agar dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional.

  • Jembatan Komunikasi: Menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah guna menciptakan dialog yang konstruktif dan objektif.

Baca Juga:  MENGUPAS DUNIA TEATER DAN BUDAYA BERSAMA YUSRIL KATIL

Mendukung Transformasi Ekonomi Lokal

Podcast ini juga memfokuskan pembahasannya pada isu-isu krusial pembangunan daerah, seperti:

  1. Modernisasi Pasar Tradisional: Bagaimana pasar tetap menjadi urat nadi ekonomi dengan tata kelola yang lebih rapi.

  2. Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Mendorong UMKM dan sektor kreatif agar lebih mandiri dan inovatif.

Kusieh Bendi berkomitmen untuk terus menghadirkan konten yang edukatif, inspiratif, dan menjadi katalisator bagi kemajuan ekonomi kreatif di Kota Payakumbuh.

Berita Terkait

Payakumbuh Pernah Menangis: Mengenang Tragedi Kebakaran Hebat Melalui Alunan Lagu Minang
Isu VCS di Lingkaran Kekuasaan 50 Kota Memanas, Pengamat: Jangan Hanya Sembunyi di Balik Kata ‘Edit’
Dari Aktivis UGM Pulang Kampung Membangun Luak 50: Kisah Inspiratif Wabup Ahlul Badrito Resha
Polemik Pasar Payakumbuh: Antara Pembangunan, Birokrasi, dan Harga Diri Tanah Ulayat
Dari Korban Trafficking hingga Jadi Profesor: Kisah Inspiratif Prof. Rizki Adam Membangun Negeri
Menepis Stigma, Menggali Mutiara: Yayasan Tan Malaka Desak Pemerintah Sumbar Akui “Bapak Republik” Secara Utuh
Skandal ‘Kambing Hitam’ di Balik Mundurnya Pejabat PU: Bersih-Bersih atau Proteksi Pemain Lama?
Tajuk Berita: Kisah di Sebalik Kepulangan Jasad Tan Malaka: Perjuangan Ferizar Ridwan dan Panggilan Spiritual dari Kediri ke 50 Kota

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 00:31 WIB

Payakumbuh Pernah Menangis: Mengenang Tragedi Kebakaran Hebat Melalui Alunan Lagu Minang

Selasa, 7 April 2026 - 10:20 WIB

Isu VCS di Lingkaran Kekuasaan 50 Kota Memanas, Pengamat: Jangan Hanya Sembunyi di Balik Kata ‘Edit’

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:13 WIB

Dari Aktivis UGM Pulang Kampung Membangun Luak 50: Kisah Inspiratif Wabup Ahlul Badrito Resha

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:41 WIB

Polemik Pasar Payakumbuh: Antara Pembangunan, Birokrasi, dan Harga Diri Tanah Ulayat

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:11 WIB

Dari Korban Trafficking hingga Jadi Profesor: Kisah Inspiratif Prof. Rizki Adam Membangun Negeri

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB