Bukan Kurikulum Baru, Kemendikdasmen Gencarkan “Deep Learning”: Fokus pada Pemahaman, Bukan Hafalan

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menggencarkan sosialisasi pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas output pendidikan di Indonesia. Langkah ini diambil guna menjawab tantangan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang sering kali terjebak dalam pola belajar menghafal demi ujian.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menegaskan bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru yang menggantikan Kurikulum Merdeka, melainkan sebuah penguatan metode penyampaian materi di ruang kelas.

Tiga Pilar Utama Deep Learning

Metode ini dirancang untuk memastikan siswa tidak hanya sekadar “tahu”, tetapi “memahami” secara kontekstual. Terdapat tiga pilar utama yang diperkenalkan dalam pendekatan ini:

  1. Mindful Learning: Melibatkan siswa secara penuh dalam proses belajar dengan memperhatikan keunikan setiap anak.

  2. Meaningful Learning: Mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata agar siswa merasakan manfaat langsung dari apa yang dipelajari.

  3. Joyful Learning: Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa tekanan, sehingga rasa ingin tahu siswa tumbuh secara alami.

Baca Juga:  Rapor Merah Matematika SD-SMP, Kemendikdasmen Dorong Kebijakan Berbasis Data Riil

“Tujuan kita adalah agar siswa memiliki ketahanan mental dan kemampuan analisis yang tajam. Kita ingin mengurangi beban administratif guru agar mereka bisa lebih fokus pada proses dialogis dengan murid,” ujar Menteri saat meninjau pilot project di Jakarta, Desember 2025.

Pilot Project di 65.000 Sekolah

Hingga akhir tahun 2025, pemerintah mencatat telah ada sekitar 65.000 sekolah di seluruh Indonesia yang menjadi proyek percontohan (pilot project) implementasi Deep Learning. Sekolah-sekolah ini mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik bertanya tingkat tinggi (High Order Thinking Skills) dan manajemen kelas berbasis proyek.

Pemerintah menargetkan implementasi menyeluruh di seluruh satuan pendidikan pada tahun 2029. Strategi ini dipandang sebagai langkah konkret dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045, di mana sumber daya manusia dituntut memiliki kreativitas dan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap teknologi dan AI.

Baca Juga:  Kezio, Paskibraka Pengibar Bendera HUT RI di Padang

Tanggapan Praktisi Pendidikan

Meski disambut positif, para praktisi pendidikan mengingatkan pentingnya konsistensi kebijakan. Pengamat pendidikan menekankan bahwa keberhasilan Deep Learning sangat bergantung pada kualitas kompetensi guru.

“Metode ini sangat ideal, namun tantangan terbesarnya adalah mengubah mindset guru yang sudah puluhan tahun terbiasa dengan metode ceramah satu arah. Pelatihan guru harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” ungkapnya kepada portal ArgumenRakyat.com.

Seiring dengan pengumuman hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 baru-baru ini, Deep Learning diharapkan menjadi jawaban atas evaluasi nilai akademik siswa yang masih perlu ditingkatkan di berbagai wilayah.

Berita Terkait

Bahasa Indonesia Resmi UNESCO, Diharap Jadi Alat Diplomasi Global
UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel
Tim PKM UNP Dorong Usaha Kompos Kamang Hilia
7 Ciri Anak Genius yang Terlihat Sejak Dini
Kezio, Paskibraka Pengibar Bendera HUT RI di Padang
Ombudsman Sumbar Periksa Pungutan Teacher Summit 2026
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat Buka Pendaftaran Pengajar untuk Ponpes Baru di Harau
Sanksi Tegas Kampus, UAD Drop Out Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Rekan KKN

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Bahasa Indonesia Resmi UNESCO, Diharap Jadi Alat Diplomasi Global

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:30 WIB

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Tim PKM UNP Dorong Usaha Kompos Kamang Hilia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

7 Ciri Anak Genius yang Terlihat Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Kezio, Paskibraka Pengibar Bendera HUT RI di Padang

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB