Ombudsman Sumbar Periksa Pungutan Teacher Summit 2026

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi. (Foto: ANTARA/HO-OmbudsmanSumbar)

Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi. (Foto: ANTARA/HO-OmbudsmanSumbar)

Padang, ArgumenRakyat.com — Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) tengah memeriksa laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang kepala sekolah dalam kegiatan Sumbar Teacher Summit 2026, dikutip dari antaranews.com.

Guru Dipaksa Bayar Rp200 Ribu

Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi menjelaskan para kepala sekolah yang dilaporkan tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Dalam sepekan terakhir Ombudsman banyak menerima laporan masyarakat.

"Dalam sepekan terakhir Ombudsman Sumbar banyak menerima laporan dari masyarakat, kini laporan itu telah ditindaklanjuti," katanya. Para guru mengaku dipaksa mengikuti kegiatan dengan membayar Rp200.000 per orang.

Baca Juga:  Mobil Rusak Diduga akibat Endapan BBM Dapat Kompensasi

Pemungutan itu disebut melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan operator sekolah. Adel menyebut dengan jumlah peserta yang banyak, uang terkumpul berpotensi mencapai miliaran rupiah dan rawan disalahgunakan.

Ombudsman: Berpotensi Tindak Pidana Korupsi

Ombudsman telah mengundang Ketua MKKS Sumbar, Inspektorat Provinsi, dan Dinas Pendidikan Sumbar untuk klarifikasi. Dinas Pendidikan kemudian menerbitkan Surat Edaran yang menegaskan kegiatan tanpa rekomendasi, tanpa paksaan, dan tidak boleh mengganggu proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Sinergi Polri dan ATR/BPN di Hardiknas 2026: Rezka Oktoberia Dorong Pendidikan Berkualitas di Sumbar

"Kami melihat ini tidak hanya potensi atau dugaan maladministrasi, tetapi juga berpotensi tindak pidana korupsi. Mereka diduga tidak memiliki kewenangan melakukan pungutan," tegas Adel.

Adel menyarankan pelapor melapor kepada aparat penegak hukum karena penanganan tindak pidana korupsi bukan kewenangan Ombudsman. Ombudsman masih terus mendalami masalah itu sebelum mengambil kesimpulan atas pemeriksaan.

Berita Terkait

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi
Batik Padang Panjang Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Warga
Dua Petinju Pariaman Ikut Kejurnas Tinju Piala Menko IPK
Adab Pemuda Diuji di Ruang Publik dan Media Sosial
Semen Padang FC Naik ke Posisi Kelima Klasemen
Ngopi Pagi Pemuda dan Pemimpin Payakumbuh Kian Jauh
Mahasiswi PNP Tewas Ditabrak di Batam, Pengemudi Diamankan
ASN Payakumbuh Tewas Kecelakaan Saat Dinas ke Jambi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Batik Padang Panjang Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Dua Petinju Pariaman Ikut Kejurnas Tinju Piala Menko IPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Adab Pemuda Diuji di Ruang Publik dan Media Sosial

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Semen Padang FC Naik ke Posisi Kelima Klasemen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ngopi Pagi Pemuda dan Pemimpin Payakumbuh Kian Jauh

Berita Terbaru

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB