DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS. (Foto: Dok. ANTARA)

DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS. (Foto: Dok. ANTARA)

Pulau Punjung, ArgumenRakyat.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumatera Barat memeriksa Sungai Batang Siat di Kabupaten Dharmasraya serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dua pabrik kelapa sawit sebagai tindak lanjut pengaduan dugaan pencemaran, Selasa (1/9).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DLH Dharmasraya Novandri Rismi mengatakan pemeriksaan dilakukan menyusul pengaduan masyarakat Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, terkait dugaan pencemaran Sungai Batang Siat. Tim DLH provinsi bersama DLH kabupaten melakukan verifikasi dan pemeriksaan selama empat hari, mulai 29 Agustus hingga 1 September 2026.

Tindak Lanjut Pengaduan Warga

"Tim menelusuri kondisi sungai dan juga kolam-kolam IPAL di dua PKS, yaitu PT DSL dan PT HKI yang berada di kawasan hulu dari titik yang dilaporkan masyarakat," kata Novandri di Pulau Punjung. Selama di lapangan, tim menyusuri aliran Sungai Batang Siat dari titik awal laporan warga hingga kawasan hulu yang terdapat aktivitas pengolahan kelapa sawit.

Baca Juga:  Gambir Revolution: Strategi Jitu Sumbar Menguasai Pasar Global!

Sebelumnya, pengaduan disampaikan masyarakat pada 13 Agustus 2026 setelah muncul pemberitaan media mengenai air Sungai Batang Siat berubah menjadi kehitaman yang diduga akibat limbah aktivitas pabrik. Merespons hal itu, DLH Dharmasraya langsung melakukan verifikasi lapangan dan mengambil sampel air sungai pada hari yang sama.

Keesokan harinya, DLH Dharmasraya mengajukan permohonan pelaksanaan verifikasi untuk pemeriksaan lebih lanjut kepada DLH Provinsi Sumatera Barat. "Pada 13 Agustus, tim DLH Kabupaten sudah turun melakukan verifikasi dan mengambil sampel air Sungai Batang Siat. Besoknya kami langsung mengajukan permohonan pelaksanaan verifikasi untuk pemeriksaan lebih lanjut kepada DLH Sumbar," ujarnya.

Baca Juga:  Fenomena 'Gamis Bini Orang' Guncang Tren Lebaran 2026: Dari Viral TikTok Hingga Tembus Pasar Afrika

Hasil Pemeriksaan Menunggu Laboratorium

Novandri memastikan pemerintah memiliki mekanisme pengawasan dan penegakan hukum apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pencemaran atau pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup. "Artinya, kalau memang berdasarkan pemeriksaan ditemukan pelanggaran, tentu ada mekanisme dan ketentuan yang harus dijalankan. Tetapi untuk kasus Batang Siat ini kita tunggu dulu hasil pemeriksaan dan laboratoriumnya," katanya.

Berita Terkait

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS
Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
RAPBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Inflasi 2,5 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Jumat, 4 September 2026 - 10:26 WIB

Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB