Kedaulatan Harga Mati! DPR RI Desak Perlindungan Total Data Warga dalam Arus Lintas Negara

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kedaulatan Harga Mati! DPR RI Desak Perlindungan Total Data Warga dalam Arus Lintas Negara (foto AI)

Ilustrasi Kedaulatan Harga Mati! DPR RI Desak Perlindungan Total Data Warga dalam Arus Lintas Negara (foto AI)

JAKARTA, ARGUMENRAKYAT.COM — Arus data lintas batas negara (cross-border data flow) kini tidak lagi sekadar urusan teknis teknologi, melainkan isu kedaulatan bangsa. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan sorotan tajam terhadap perlindungan hak privasi warga negara yang dinilai rentan terseret arus globalisasi digital tanpa benteng hukum yang memadai.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi terbaru di parlemen, para legislator menegaskan bahwa setiap bit data pribadi masyarakat Indonesia yang mengalir ke luar negeri harus berada di bawah pengawasan ketat. DPR memperingatkan bahwa tanpa regulasi yang kuat, data warga berpotensi menjadi komoditas yang dieksploitasi oleh pihak asing demi kepentingan ekonomi maupun politik.

Baca Juga:  DPR Desak Pemerintah Pusat Ambil Alih Penanganan Karhutla

“Perlindungan hak warga harus menjadi prioritas utama, bukan dikorbankan atas nama kemudahan bisnis atau efisiensi teknologi,” tegas salah satu Anggota Komisi I DPR RI dalam forum tersebut.

Ancaman di Balik Kemudahan Digital

DPR menggarisbawahi tantangan besar di sektor strategis seperti perbankan, kesehatan, hingga e-commerce. Banyak layanan publik digital di Indonesia yang infrastruktur pengolahan datanya masih bergantung pada server di luar wilayah kedaulatan RI.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan lemahnya kendali negara jika terjadi pelanggaran data. Oleh karena itu, DPR mendesak pemerintah untuk memperkuat kapasitas lembaga pengawas guna memastikan perusahaan domestik maupun asing patuh pada mandat Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Sudut Pandang Argumen Rakyat: Jangan Biarkan Rakyat Telanjang di Ruang Digital

Redaksi Argumen Rakyat memandang langkah DPR ini sebagai pengingat keras bagi pemerintah. Kita tidak boleh terlena dengan jargon “transformasi digital” jika pada akhirnya rakyat dibiarkan “telanjang” di ruang siber global.

Baca Juga:  DPR Disebut Bakal Panggil Menhut Raja Juli Buntut Temuan Amplop Gratifikasi

Kedaulatan data bukan sekadar soal lokasi server, tapi soal martabat dan keamanan warga. Pemerintah harus segera menuntaskan aturan turunan UU PDP secara teknis dan transparan. Jangan sampai kita hanya menjadi pasar raksasa yang datanya dikeruk habis-habisan, sementara perlindungannya hanya sebatas di atas kertas. Negara wajib hadir sebagai perisai, bukan sekadar penonton saat data rakyat diperjualbelikan.


Sumber Berita: Rilis Pers Parlemen RI, Dokumen Komisi I DPR RI, dan Arsip Sosialisasi UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Berita Terkait

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan
Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos
Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin
ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya
WhatsApp Uji Fitur Label Chat Penipuan, Begini Cara Kerjanya
Tingkatkan Standar Penyiaran Digital, Dimensia Creative Buka Pelatihan Praktik Studio Bareng Alri Pamuntjak
John Ternus Jadi CEO Apple, Tantangan Berat di Sektor AI

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Selasa, 8 September 2026 - 10:16 WIB

Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin

Jumat, 4 September 2026 - 10:16 WIB

ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB