Darurat Bencana Awal Tahun: Banjir Jakarta Meluas ke 78 RT, Longsor Bandung Barat Tewaskan 7 Orang dan 114 Hilang

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Jakarta ( Foto achmadnurhidayat.id )

Banjir Jakarta ( Foto achmadnurhidayat.id )

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Indonesia tengah berada dalam periode kritis bencana hidrometeorologi pada akhir Januari 2026. Cuaca ekstrem yang dipicu oleh dinamika atmosfer global mengakibatkan meluasnya titik banjir di ibu kota serta tragedi memilukan di wilayah Bandung Barat. Hingga Minggu (25/1/2026), otoritas terkait terus berupaya melakukan mitigasi dan evakuasi di tengah ancaman hujan lebat yang diprediksi masih akan berlanjut.

Jakarta Siaga: 78 RT Terendam, Fokus Pompa di Rawa Buaya

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebaran banjir di wilayah ibu kota dilaporkan semakin meluas. Tercatat sebanyak 78 Rukun Tetangga (RT) dan 7 ruas jalan utama masih terendam air dengan ketinggian bervariasi. Wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat menjadi area terdampak paling parah akibat akumulasi curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah turun langsung meninjau kondisi warga terdampak, khususnya di kawasan Rawa Buaya. Guna mempercepat penurunan debit air, Gubernur telah menginstruksikan penambahan unit pompa di titik-titik krusial tersebut guna meminimalisir dampak kerugian warga. Pemprov DKI Jakarta terus menyiagakan ribuan petugas “Pasukan Oranye” dan tim reaksi cepat untuk memastikan saluran drainase berfungsi optimal di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku Endorsement ke Penyidik Polda Metro Jaya

Tragedi Bandung Barat: 7 Meninggal, Ratusan Hilang Tertimbun Lumpur

Situasi lebih memprihatinkan dilaporkan terjadi di wilayah Bandung Barat. Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang pemukiman warga dikonfirmasi telah merenggut sedikitnya 7 nyawa. Selain korban jiwa, tim SAR gabungan saat ini tengah berfokus melakukan pencarian intensif terhadap 114 orang yang dinyatakan hilang pasca-kejadian.

Proses evakuasi di lokasi bencana menghadapi kendala teknis yang sangat berat. Timbunan lumpur setebal 5 meter serta faktor cuaca hujan yang terus mengguyur menyulitkan personel SAR dalam melakukan penyisiran. Sebagai langkah darurat, pemerintah telah mulai melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sekitar wilayah Jawa Barat guna mengurangi intensitas hujan agar proses evakuasi korban hilang dapat berjalan lebih efektif.

Analisis Atmosfer: Dampak Monsun Asia dan Siklon Luana

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa rangkaian bencana ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia serta pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana di selatan Nusa Tenggara Timur. Seruakan massa udara dingin dari Asia melintasi ekuator dan memicu penumpukan massa udara di wilayah Indonesia bagian selatan, yang berakibat pada ketidakstabilan atmosfer yang tinggi.

Baca Juga:  Pramono Anung Resmi Terapkan Gerakan Wajib Pilah Sampah di DKI Jakarta

BMKG menetapkan periode 25–28 Januari 2026 sebagai fase angin kencang dan hujan intensitas tinggi yang dominan di wilayah Jabodetabek. Dampak dari gradien tekanan udara ini dirasakan dalam bentuk cuaca ekstrem yang memicu banjir bandang dan tanah longsor di wilayah dengan topografi curam.

Perspektif ArgumenRakyat.com

ArgumenRakyat.com memandang bahwa rentetan bencana di awal tahun 2026 ini merupakan alarm keras bagi penguatan sistem mitigasi bencana nasional yang berbasis data. Keberhasilan digitalisasi birokrasi dan pertumbuhan investasi harus dibarengi dengan jaminan keamanan bagi warga negara di daerah rawan bencana. Kami mendorong pemerintah untuk memastikan distribusi bantuan bagi para pengungsi di Bandung Barat dan Jakarta berjalan transparan, sembari mempercepat audit tata ruang di kawasan perbukitan guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.(**)

Sumber Referensi:

  • Laporan Situasi Bencana BPBD DKI Jakarta & BNPB (Januari 2026).

  • Analisis Dinamika Atmosfer BMKG: Dampak Siklon Tropis Luana dan Monsun Asia.

  • Laporan Investigasi Evakuasi Longsor Bandung Barat (Liputan6 & Kompas.com).

  • Data Operasi SAR Nasional di Gunung Bulusaraung.

Berita Terkait

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh
Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi
Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat
BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor
Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:29 WIB

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor

Berita Terbaru

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB