Capaian Gemilang Akhir Tahun: Indonesia Catat “Zero Terror Attack” Sepanjang 2025, Polri Waspadai Radikalisme Digital

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto :  Antara

Sumber Foto : Antara

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Di tengah hiruk-pikuk persiapan perayaan Tahun Baru 2026, sebuah kabar melegakan datang dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Dalam rilis capaian kinerja akhir tahun yang digelar hari ini, Selasa (30/12), Polri mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mempertahankan status “Zero Terror Attack” atau nihil serangan terorisme sepanjang tahun 2025.

Pencapaian ini menandai keberhasilan pemerintah, khususnya detasemen khusus Densus 88 Antiteror, dalam menjaga stabilitas keamanan nasional selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023.

Strategi Pencegahan yang Senyap namun Efektif

Keberhasilan mencatatkan angka nol pada serangan teror bukan berarti tanpa tantangan. Kapolri menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Polri telah melakukan serangkaian langkah preventif yang masif. Tercatat sebanyak 51 tersangka terorisme dari berbagai jaringan telah diamankan sebelum mereka sempat melancarkan aksi.

Baca Juga:  Temuan BPK Picu Mundurnya Dua Dirjen di Kementerian PU, Audit Ungkap Potensi Kerugian Negara

“Zero attack bukan berarti ancaman itu hilang. Ini adalah hasil dari kerja keras intelijen dan penegakan hukum yang bersifat proaktif atau pre-emptive strike. Kami memotong sumbu sebelum api sempat menyala,” tegas Kapolri dalam konferensi pers tersebut.

Pergeseran Ancaman: Target Anak Muda via Dunia Maya

Meskipun secara fisik serangan berhasil diredam, ArgumenRakyat.com mencatat adanya peringatan serius dari Polri mengenai pergeseran pola penyebaran paham radikal. Musuh yang dihadapi kini tidak lagi hanya berupa sel-sel fisik, melainkan konten radikalisme digital.

Polri menengarai adanya upaya infiltrasi paham radikal melalui platform yang dekat dengan generasi muda, termasuk:

  • Media Sosial: Narasi intoleransi yang dibungkus dengan isu sosial.

  • Game Online: Pemanfaatan fitur chat dalam permainan daring untuk merekrut anggota muda.

  • Aplikasi Pesan Singkat: Penyebaran konten video propaganda berdurasi pendek.

Baca Juga:  Manuver Akhir Tahun: Dari Proyeksi Pilkada Lewat DPRD Hingga Reformasi Kabinet "Super Power"

Kolaborasi dengan Masyarakat dan Kominfo

Menghadapi tantangan tahun 2026, Polri berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta tokoh-masyarakat. Program deradikalisasi dan penguatan nilai-nilai Pancasila di tingkat akar rumput tetap menjadi prioritas utama.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran masyarakat untuk melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungannya adalah kunci utama mengapa Indonesia tetap aman hingga hari ini,” tambah pihak Mabes Polri.

Analisis ArgumenRakyat

Prestasi Zero Terror Attack patut diapresiasi setinggi-tingginya sebagai modal utama stabilitas ekonomi dan pariwisata nasional. Namun, kewaspadaan tidak boleh luntur. Transformasi ancaman ke dunia digital mengharuskan pemerintah untuk tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas secara siber dalam menjaga pikiran anak-anak bangsa dari paparan ekstremisme.(**)

Berita Terkait

Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana
Pemerintah Isyaratkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fokus pada Talenta Digital dan Fresh Graduate
Negara Makin Kuat, Pasar Makin Dikontrol: Rakyat Diuntungkan atau Dibatasi?
BBM Tak Naik, Tapi Dompet Rakyat Tetap Tercekik: Ada Apa dengan Ekonomi Kita?
Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi
Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Program Makan Gratis, Efisiensi atau Ancaman bagi Rakyat?
Dua Kapal Tanker Minyak Sempat Ditarik, Pemerintah Bertindak Cepat Amankan Pasokan Energi Nasional
Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat Setelah Lebaran 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:00 WIB

Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana

Kamis, 16 April 2026 - 12:34 WIB

Pemerintah Isyaratkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fokus pada Talenta Digital dan Fresh Graduate

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Negara Makin Kuat, Pasar Makin Dikontrol: Rakyat Diuntungkan atau Dibatasi?

Selasa, 7 April 2026 - 15:11 WIB

BBM Tak Naik, Tapi Dompet Rakyat Tetap Tercekik: Ada Apa dengan Ekonomi Kita?

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:22 WIB

Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB