Meta Cuan dari AI, Google Terancam Kehilangan Iklan

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meta Cuan dari AI, Google Terancam Kehilangan Iklan. (Foto: CNN Indonesia)

Meta Cuan dari AI, Google Terancam Kehilangan Iklan. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Pergeseran cara orang mencari informasi di era kecerdasan artifisial membuat Meta menikmati pertumbuhan iklan, sementara Google menghadapi ancaman tergerusnya bisnis pencarian.

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Pergeseran cara orang mencari informasi di era kecerdasan artifisial membuat Meta menikmati pertumbuhan iklan, sementara Google menghadapi ancaman tergerusnya bisnis pencarian.

Pada kuartal ketiga 2026, pendapatan Meta meningkat 26 persen menjadi US$63,1 miliar atau sekitar Rp1.146 triliun, naik dari US$50,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Google Search hanya tumbuh 12 persen menjadi US$63,4 miliar atau Rp1.151 triliun.

Baca Juga:  Platform Cek NIK-Nomor HP Batal Rilis Usai Disalahgunakan

Selisih 14 poin persentase itu menjadi yang terbesar bagi kedua perusahaan sejak 2021. Google masih memperoleh tambahan US$11 miliar atau Rp200 triliun dari YouTube, sehingga skala pendapatan keduanya nyaris sejajar meski laju pertumbuhannya berbeda.

Chatbot Menggeser Kebiasaan Mencari

“Ini seperti pedang bermata dua. Seiring AI merevolusi penemuan internet (discovery), orang mungkin menemukan alat yang lebih mereka sukai daripada Google,” kata analis AI Emarketer Nate Elliott. Menurut dia, bila chatbot lebih membantu menemukan jawaban, kebiasaan pencarian orang bisa berubah untuk pertama kalinya dalam satu generasi.

Baca Juga:  Wirausaha ASEAN Didorong Melejit lewat AI dan Pasar Global

Perubahan itu berpotensi memukul bisnis iklan Google karena pengguna tak lagi perlu mengklik tautan situs untuk memperoleh informasi. Sebaliknya, Meta diuntungkan lantaran waktu pengguna lebih banyak dihabiskan di media sosial, sehingga ruang tayang iklan di Instagram dan Facebook ikut meluas.

Strategi Berbeda di Ranah AI

Meta mengembangkan Meta AI yang dapat diintegrasikan ke sistem Ads Manager, sedangkan Google menerapkan model Gemini di seluruh infrastruktur iklannya. Keduanya tetap optimistis bahwa investasi AI akan memperkuat bisnis masing-masing pada tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Tumbuh 46,84 Persen
Inovasi Digital Daerah Tak Perlu Menunggu Infrastruktur
Kacamata AI Meta Resmi Masuk Indonesia Mulai Rp8 Jutaan
E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan
Wamendag Dorong Perdagangan Digital Perluas Pasar Ekspor
Apple Peringatkan Spyware Incar iPhone Pejabat Jerman
Robot Humanoid China Bersaing Kembangkan Otak AI
Pertamina Hadirkan 50 UMKM Binaan di SMEXPO Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:07 WIB

Inovasi Digital Daerah Tak Perlu Menunggu Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 10:51 WIB

Meta Cuan dari AI, Google Terancam Kehilangan Iklan

Rabu, 4 November 2026 - 10:45 WIB

Kacamata AI Meta Resmi Masuk Indonesia Mulai Rp8 Jutaan

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan

Selasa, 3 November 2026 - 11:16 WIB

Wamendag Dorong Perdagangan Digital Perluas Pasar Ekspor

Berita Terbaru

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:40 WIB

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta. (Foto: iNews Batanghari)

Hukum

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:29 WIB

Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh, Kerugian Rp25 Juta. (Foto: iNews Bojonegoro)

Nasional

Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh, Kerugian Rp25 Juta

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:24 WIB