Platform Cek NIK-Nomor HP Batal Rilis Usai Disalahgunakan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Platform Cek NIK-Nomor HP Batal Rilis Usai Disalahgunakan. (Foto: CNN Indonesia)

Platform Cek NIK-Nomor HP Batal Rilis Usai Disalahgunakan. (Foto: CNN Indonesia)

Solo, ArgumenRakyat.com — XLSmart menyebut platform pengecekan nomor ponsel yang terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan batal dirilis dan dimatikan sementara setelah disalahgunakan oknum tak bertanggung jawab.

Direktur sekaligus Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengungkapkan platform itu sempat hidup sebelum akhirnya dimatikan kembali oleh seluruh operator. “Jadi platform itu sempat hidup, sayangnya belum nyoba ya, tapi sekarang kita matikan lagi semua operator. Karena ternyata disalahgunakan,” katanya dalam acara di Solo, Kamis (15/10).

Baca Juga:  Trade Indonesia, Jejaring Bisnis Pelaku Usaha Tembus Global

Data Pribadi Berisiko Terpapar

Menurut Merza, penyalahgunaan itu berpotensi membuat data pribadi pengguna yang seharusnya dilindungi terpapar ke publik. “Orang masukin NIK orang (lain), keluar nomor-nomornya,” tambahnya.

Seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan platform kini memikirkan cara melindungi data konsumen dari risiko semacam itu. “Agar yang membuka adalah benar-benar pribadi yang punya,” terang Merza.

Aplikasi Cek Registrasi Nasional Disiapkan

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital mewajibkan registrasi biometrik bagi semua pelanggan seluler baru per 1 Juli 2026 melalui Permen Komdigi Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi itu juga mewajibkan operator menyediakan sistem pengecekan nomor pelanggan yang telah diregistrasi.

Baca Juga:  Data Pajak Negara Dibobol Hacker, 678 Ribu Orang Kena Imbas

Pada akhir Juli, Direktorat Jenderal Ekosistem Digital (DJED) Komdigi menyatakan tengah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyiapkan aplikasi Cek Registrasi Nasional. Aplikasi itu memungkinkan pelanggan mengecek apakah identitas mereka dipakai mengaktifkan nomor dan menonaktifkan nomor yang berpotensi disalahgunakan.

Berita Terkait

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik
Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:19 WIB

UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB