Komdigi Ingatkan Jawaban Chatbot AI Bisa Salah, Cek Ulang

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi Ingatkan Jawaban Chatbot AI Bisa Salah, Cek Ulang. (Foto: detikcom)

Komdigi Ingatkan Jawaban Chatbot AI Bisa Salah, Cek Ulang. (Foto: detikcom)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengingatkan masyarakat agar kritis terhadap jawaban chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi keliru, dan menyarankan pemeriksaan ulang ke sumber informasi terpercaya.

“AI tentu memiliki banyak manfaat. Namun, kita juga tetap harus kritis bahwa AI juga menghasilkan jawaban itu berdasarkan pola. Pola yang masuk ke dalam sistem AI, chatbot-nya umumnya dan di dalam sistem bahasanya mereka,” kata Marroli Jeni Indrarto, Direktur Kemitraan Komunikasi dan Lembaga dan Kehumasan Komdigi di Jakarta Pusat, Kamis (29/10).

Menurut dia, pengguna perlu memeriksa kembali informasi melalui sumber yang terpercaya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan manusia untuk memeriksa dan memverifikasi keluaran AI, termasuk membandingkan jawaban chatbot dengan media daring yang kredibel.

Baca Juga:  Robot Vacuum Bisa Rekam Rumah hingga Curi Data Pribadi

AI Membantu Berpikir, Bukan Mengambil Keputusan

“Intinya adalah AI boleh membantu kita berpikir, tetapi kemudian keputusan dan penilaian tetap harus berada di tangan para penggunanya,” tegas Marroli.

Ia menjelaskan sejumlah platform AI kini memberikan peringatan bahwa sistem mereka dapat menghasilkan kesalahan. Karena itu, pengguna diminta melakukan pemeriksaan ulang sebelum menjadikan jawaban AI sebagai acuan.

Baca Juga:  Chrome Kini Peringatkan Pengguna soal Situs Palsu

Dorongan Transparansi Platform Digital

Marroli menyoroti pentingnya transparansi platform digital dalam mengelola teknologi yang digunakan masyarakat. Menurutnya, platform memiliki tanggung jawab menjelaskan bagaimana sistem AI digunakan, rekomendasi konten yang diberikan, serta proses moderasi yang dilakukan.

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Mediodecci Lustarini menegaskan jawaban yang dihasilkan teknologi AI tidak dapat dianggap sebagai pernyataan resmi perusahaan. Ia menyebut fenomena itu sebagai halusinasi AI sehingga setiap informasi penting tetap harus diperiksa melalui sumber kredibel.

Berita Terkait

54 UMKM Papua Berhasil Masuk Platform E-Commerce
UMKM Dapat Potongan Biaya Layanan Marketplace 50 Persen
Anker Rilis AeroClip 2 dan MagGo 2 Pro di Indonesia
Mahasiswa Pamerkan Kopi Lokal di BLU International Day 2026
Pelatihan Digital Marketing di Agam Lahirkan Wirausaha Muda
Apple Luncurkan MacBook Pro dengan Layar Sentuh Pertama
Komdigi Ingatkan Jawaban Chatbot AI Belum Tentu Benar
AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:15 WIB

UMKM Dapat Potongan Biaya Layanan Marketplace 50 Persen

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Anker Rilis AeroClip 2 dan MagGo 2 Pro di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Komdigi Ingatkan Jawaban Chatbot AI Bisa Salah, Cek Ulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Mahasiswa Pamerkan Kopi Lokal di BLU International Day 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Pelatihan Digital Marketing di Agam Lahirkan Wirausaha Muda

Berita Terbaru

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla. (Foto: ANTARA)

Nasional

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:48 WIB

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:43 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:37 WIB

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan. (Foto: detikcom)

Nasional

KPK Sebut Korupsi Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:31 WIB

Grasstrack Payakumbuh Sapu Bersih 6 Emas Porprov Sumbar. (Foto: ANTARA)

Daerah

Grasstrack Payakumbuh Sapu Bersih 6 Emas Porprov Sumbar

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:26 WIB