ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Langkah panjang perjuangan hukum winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, akhirnya membuahkan hasil manis. Setelah memenangkan banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), sanksi larangan bertanding yang sempat membayangi masa depannya resmi digugurkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengumumkan secara resmi pemulihan hak tanding pemain asal Ukraina tersebut pada Jumat, 31 Juli.
Pemain berusia 25 tahun yang telah menepi dari lapangan hijau sejak November 2024 ini mengekspresikan rasa leganya. Ia menegaskan kembali komitmen moralnya bahwa tidak pernah ada niat sedikit pun untuk mengonsumsi zat terlarang demi mendongkrak performa (performance-enhancing drugs).
”Setelah perjuangan panjang, sanksi larangan bertanding selama empat tahun yang dijatuhkan kepada saya telah dicabut dan saya bebas untuk melanjutkan karier saya mulai saat ini juga,” tulis Mudryk melalui akun Instagram pribadinya.
”Saya bersyukur bahwa proses ini telah mencapai titik akhir, bahwa saya telah diizinkan kembali ke dunia sepakbola, dan bahwa kini saya dapat menatap masa depan. Ini merupakan periode tersulit dalam karier saya.”
”Sebagaimana yang selalu saya tekankan sejak awal kasus ini, saya tidak pernah secara sadar atau sengaja mengonsumsi zat terlarang apa pun. Komitmen saya untuk bertanding secara adil serta mewakili klub dan negara saya dengan profesionalisme dan integritas selalu menjadi hal yang penting bagi saya.”
”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman saya atas dukungan dan keyakinan mereka selama periode ini.”
”Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak di Chelsea FC, rekan-rekan setim saya, serta para pendukung Chelsea yang telah mendampingi saya sepanjang waktu.”
”Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim hukum saya dan pihak lain yang telah membantu atas kerja keras mereka tanpa lelah dalam menangani kasus ini.”
”Fokus saya saat ini adalah kembali ke dunia sepakbola, bekerja keras setiap hari, dan memberikan kontribusi positif di lapangan.”
”Terima kasih kepada semua orang yang terus percaya pada saya. Saya menantikan babak baru dalam karier saya,” tutup mantan pemain Shakhtar Donetsk tersebut.
Awal Mula Skandal dan Perjuangan Banding
Kasus dugaan pelanggaran regulasi anti-doping ini bermula pascalaga internasional bersama tim nasional Ukraina pada November 2024. Sampel tes urine Mudryk terdeteksi mengindikasikan keberadaan meldonium zat aktif yang masuk dalam daftar terlarang WADA (World Anti-Doping Agency).
Penggunaan zat tersebut disinyalir secara tidak sengaja berasal dari prosedur medis berupa terapi stem cell (suntikan sel punca).
Mulai Desember 2024, Mudryk dijatuhi skorsing sementara (provisional suspension). Selama masa pembekuan status tersebut, sempat beredar rumor sang pemain mengalihkan fokusnya ke cabor atletik sebagai atlet lari. Tekanan kian memuncak saat FA memvonisnya dengan hukuman berat berupa larangan bertanding selama empat tahun.
Tak menyerah, tim hukum Mudryk langsung mengajukan banding ke CAS. Putusan gugur sanksi dari lembaga arbitrase olahraga tertinggi ini pun menjadi titik balik yang mengembalikan hak penuhnya sebagai pesepak bola profesional.
Reuni Skuad dan Harapan Baru di London Barat
Manajemen The Blues menyambut hangat kembalinya sang winger. Klub London Barat itu bergerak cepat untuk memasukkan namanya ke dalam skuad tur pramusim di Hong Kong akhir pekan ini di bawah komando manajer anyar, Xabi Alonso.
Rekam jejak Mudryk di kancah sepak bola Eropa sempat mencuri perhatian publik ketika Chelsea memenangi perburuan transfer sengit melawan Arsenal pada Januari 2023. Diboyong dari Shakhtar Donetsk dengan mahar fantastis mencapai 100 juta euro, ia diikat kontrak jangka panjang hingga 2031.
Sejak mendarat di Stamford Bridge, Mudryk telah mencatatkan total 73 penampilan dengan torehan 10 gol dan 11 assist di semua ajang. Kembalinya pemain lincah ini diprediksi bakal menambah kedalaman skuad serta daya gedor lini serang Chelsea dalam mengarungi kompetisi mendatang.









