ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Real Madrid tampaknya tak main-main dalam memburu jenderal lapangan tengah baru. Klub berjuluk Los Blancos tersebut dikabarkan bersiap mengambil langkah drastis: mengorbankan gelandang bertahan mereka, Aurélien Tchouaméni, demi memuluskan mega-transfer sang regista Manchester City, Rodri, ke Santiago Bernabeu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan The Sun mengungkapkan bahwa manajemen Raksasa Spanyol itu rela menguangkan Tchouaméni untuk menghimpun dana segar. Langkah ini tergolong nekat mengingat penggawa tim nasional Prancis tersebut sejatinya baru saja memagari masa depannya di Madrid lewat klausul perpanjangan kontrak hingga 2031. Namun, godaan untuk mendaratkan Rodri rupanya memicu el Real untuk bersiap merombak cetak biru lini tengah mereka.
Manchester United, yang memang sudah lama memantau situasi Tchouaméni, berpeluang menjadi pelabuhan baru. Penjualan pemain berusia 26 tahun itu diperkirakan bakal menyumbang capital gain sekitar £68 juta atau mendekati €80 juta. Angka jumbo tersebut dinilai krusial untuk menutupi nilai pasar Rodri yang dipatok The Citizens di kisaran €100 juta.
Perburuan Rodri bukanlah tanpa alasan. Penggawa berusia 30 tahun itu baru saja menyempurnakan portofolio kariernya usai mengantar timnas Spanyol mengunci trofi Piala Dunia 2026. Koleksi piala sang pemenang Ballon d’Or 2024 tersebut kian melengkapi deretan gelar domestik dan Eropa—termasuk 4 trofi Premier League dan 1 trofi Liga Champions yang ia persembahkan dalam periode emasnya di Etihad Stadium.
Peluang manuver transfer ini kian terbuka lebar lantaran negosiasi renewal kontrak Rodri di Manchester City yang akan kedaluwarsa pada 2027 masih membentur tembok histeris dan berjalan stagnan.
Bagi kubu Madrid, ketimpangan struktur permainan pasca-pensiunnya Toni Kroos serta hengkangnya Luka Modric meninggalkan lubang menganga di pos deep-lying playmaker. Rodri dinilai sebagai kepingan puzel pivote ideal yang memiliki visi taktis mutakhir untuk memimpin era baru Los Galacticos.









