Prabowo Kembali Blak-blakan! Ingatkan Koruptor dan Pemimpin Pengkhianat

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Prabowo Subianto pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. (Dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Foto: Presiden Prabowo Subianto pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. (Dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Gaya bicara lugas, tanpa tedeng aling-aling, kembali dipertontonkan Presiden Prabowo Subianto dalam orasi politiknya yang berapi-api baru-baru ini. Di hadapan massa yang memadati ruangan, mantan Danjen Kopasus tersebut melempar kritik tajam yang menghunjam langsung ke dua jantung persoalan krusial bangsa saat ini: gurita praktik rasuah di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta kedewasaan berpolitik para elite nasional pasca-kontestasi pemilu.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut dijelaskan Prabowo saat berpidato di Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Prabowo secara spesifik menyoroti sektor korporasi pelat merah yang selama ini kerap menjadi ladang subur bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk memperkaya diri sendiri. Dengan nada tinggi dan tegas, ia menggarisbawahi komitmen pemerintahan ke depan untuk melakukan aksi bersih-bersih struktural secara radikal. “BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan, selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi,” ujarnya menegaskan arah kebijakan penertiban yang akan segera diambil.

Baca Juga:  Hotman Paris Komentari Penggeledahan Jampidsus: Puji Ketegasan Prabowo Bongkar Korupsi

Tak berhenti di sana, Prabowo juga melemparkan maklumat keras secara langsung kepada para pelaku korupsi. Prabowo mengingatkan bahwa kekayaan rakyat yang ditilap secara ilegal harus dikembalikan demi membiayai kebutuhan mendasar publik seperti perbaikan gaji guru, tenaga medis, perawat, hingga aparatur keamanan negara. “Hai para koruptor sadar diri, hentikan praktik-praktik kau, hentikan,” serunya, yang seketika memicu gemuruh sorak-sorai serta tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Sentilan tajam Prabowo kemudian bergeser ke ranah etika rivalitas politik. Mengingat eskalasi ketegangan yang kerap membayangi setiap transisi kekuasaan, ia mengecam keras para pemimpin kelompok yang enggan menerima kekalahan dengan lapang dada dan malah memprovokasi pendukungnya melakukan aksi anarkis. “Jangan kalau kalah mau bakar-bakar itu bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini itu adalah pemimpin pengkhianat,” tuturnya dengan sorot mata tajam dan ekspresi serius.

Baca Juga:  Mardigu Sebut Sisi Lain Presiden Prabowo yang Tidak Diketahui Publik

Sebagai bentuk otokritik dan refleksi bersama, Prabowo mengungkit rekam jejak panjang sejarah politiknya sendiri di panggung nasional untuk memberikan teladan nyata tentang arti kedewasaan berdemokrasi. “Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah, enggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar,” kenangnya. Alih-alih memobilisasi kemarahan pasca-kekalahan, ia justru memilih untuk senantiasa menghormati konstitusi dengan menghadiri pelantikan sang rival politik.

Menutup pidatonya yang sarat akan pesan persatuan tersebut, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyudahi ego sektoral demi membangun masa depan. “Kita bersaing habis itu bersatu bekerja untuk seluruh rakyat,” pungkasnya mantap, menegaskan kembali pentingnya politik rekonsiliasi demi kesejahteraan bersama seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB