Rocky Gerung Sindir Tiyo Ardianto Soal Abstraksi Politik: Jadikan Prabowo Kucing Itu Murni Slapstick

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rocky Gerung saat Diskusi Publik dan Bedah Buku

Foto: Rocky Gerung saat Diskusi Publik dan Bedah Buku "Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z" dalam rangka Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Sabtu (27/6/2026).

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung kembali melontarkan sentilan tajam. Kali ini, kritik keras tersebut dialamatkan kepada aksi Tiyo Ardianto yang dinilai telah mempraktikkan abstraksi politik secara keliru dan dangkal. Rocky amat menyayangkan langkah mantan Ketua BEM UGM itu, yang merendahkan substansi kritik pergerakan mahasiswa dengan mengubah wibawa sosok Presiden Prabowo Subianto menjadi sekadar bahan lelucon visual berupa kucing.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kacamata Rocky, tindakan tersebut bukanlah wujud dari sebuah perlawanan intelektual mahasiswa yang semestinya, melainkan murni merupakan komedi slapstick yang sama sekali tidak mencerdaskan diskursus publik.
Sentilan ini disampaikan Rocky saat memberikan materi dalam diskusi publik dan bedah buku “MARHAENISME: Dalil Baru untuk Gen Z” yang diadakan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya pada (27/6/2026). Ia menekankan perlunya peningkatan level argumen. “Tio naikkan oktafmu. Saya naikkan oktafmu, apa yang dibikin Prabowo jadiin kucing itu bukan oktaf, itu turunin oktaf,” ujar Rocky mengulang hal yang pernah ia sampaikan pada Tiyo.
Ia memandang aksi lelucon semacam itu muncul karena adanya ruang kosong dalam hal kedalaman literasi dan arah perlawanan di kalangan aktivis saat ini. “Ketiadaan pikir, ketiadaan gagas, ketiadaan ideologi membuat orang jadi sarkas, slapstick,” kata Rocky menyoroti merosotnya kualitas intelektualitas.
Tatkala disinggung mengenai perkataannya di masa lampau yang pernah menyebut mantan Presiden Joko Widodo dengan umpatan kasar, Rocky secara lugas membela rekam jejaknya tersebut. Ia mengklaim kritiknya dahulu memiliki landasan yang rasional merujuk pada produk kebijakan publik seperti Omnibus Law, bukan sekadar serangan personal yang buta arah. “Saya bilang itu karena saya bisa pertanggungjawabkan ucapan saya secara akademis, secara sistematis,” tegasnya menepis perbandingan tersebut.
Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia ini lantas memperingatkan adanya potensi besar bahaya dari gerakan massa yang tidak dibekali panduan ideologi dan struktur yang kokoh. Menurutnya, tanpa adanya landasan pedagogi politik yang kuat, gerakan murni mahasiswa bisa dengan mudah dibajak oleh kepentingan fasisme.
“Hati-hati terhadap gerakan sosial yang tidak dituntun oleh organisasi, tidak dituntun oleh anggaran dasar, tidak dituntun oleh arah itu betul-betul bisa jadi liar,” ucap Rocky memberi peringatan dalam acara tersebut.

Baca Juga:  Mensos Gus Ipul Datangi KPK, Klarifikasi Isu Mark-Up Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Prabowo Sentil Dasco dalam Peringatan Harlah ke-28 PKB
Di Harlah PKB, Prabowo Yakini Naluri Politik PDIP Sama dengan Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru