ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Angin segar berembus dari lintasan balap Eropa. Pembalap muda berbakat asal Sleman, Kiandra Ramadhipa, sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lagu Indonesia Raya berkumandang khidmat di Sirkuit Estoril, Portugal, setelah rider dari Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini merebut podium tertinggi secara sensasional pada ajang Moto3 Junior World Championship.
Kemenangan ini menggenapi koleksi dua podiumnya musim ini. Melalui pernyataan tertulis yang diunggah secara digital di akun Instagram pribadinya, pembalap muda tersebut mengekspresikan rasa syukur sekaligus determinasi taktisnya menghadapi kompetisi berikutnya, “Terima kasih untuk tim yang membuat ini jadi kenyataan, kami terus bekerja lebih untuk Jerez. Alhamdulillah,” tulis Kiandra di akun Instagramnya, dilansir detikOto, Senin (15/6/2026).
Memulai balapan dari urutan ketujuh, pembalap berusia 16 tahun ini memperlihatkan kematangan strategi yang impresif. Ia merangsek maju hingga memimpin balapan pada putaran kedelapan, terlibat dalam rivalitas sengit melawan Travis Borg, Giulio Pugliese, dan Carlos Seno. Dalam analisis pasca-balapan mengenai tantangan termal yang dihadapinya, ia menguraikan kalkulasi teknis di atas lintasan:
“Namun saya berusaha menjaga kondisi ban dan diri sendiri. Di lap terakhir saya mencoba segenap kemampuan dan alhamdulillah (menang),” ujar rider kelahiran Sleman itu.
Berkat pencapaian ini, Kiandra kini mengamankan peringkat kedua klasemen sementara dengan akumulasi 51 poin, memangkas jarak menjadi selisih 7 angka saja dari sang pemuncak, Giulio Pugliese.
Selain berkompetisi di Moto3 Junior, musim 2026 ini juga menjadi panggung pembuktian lanjutan bagi Kiandra di ajang prestisius Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Setelah mengakhiri musim debutnya di peringkat ke-8, regulasi penyeragaman spek motor KTM RC 250 R di ajang pencarian bakat milik Dorna Sports ini dipastikan bakal menguji batas orisinalitas kemampuan balap sang putra daerah.









