Ancelotti dan Ujian Perdana Seleção

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ancelotti saat Laga Brasil vs Maroko di ajang World Cup 2026 (Instagram @mrancelotti)

Foto: Ancelotti saat Laga Brasil vs Maroko di ajang World Cup 2026 (Instagram @mrancelotti)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Langkah awal tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026 tak berjalan mulus. Berlaga di New York pada Minggu (14/6) pagi WIB, tim Samba ditahan imbang oleh Maroko. Gol Vinicius Jr. menyelamatkan Brasil dari kekalahan setelah sempat tertinggal akibat aksi Ismael Saibari.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegagalan meraih poin penuh ini memicu evaluasi mendalam dari sang juru taktik. Secara teoretis-metodologis, Carlo Ancelotti memaparkan analisis taktisnya terkait performa anak asuhnya yang sempat kedodoran, “Saya pikir kami tidak memulai laga dengan sangat baik, saya sempat sedikit khawatir. Kami kalah dalam banyak duel dan penguasaan bola, namun kami bisa meningkatkan permainan di babak kedua dalam laga yang sulit ini karena Maroko adalah tim yang bagus,” ujarnya.

Baca Juga:  Sabet Perunggu di Kartini International Championship 2026, Atlet Panahan Payakumbuh Nayyara Ayudia Khansa Harumkan Nama Daerah

Mantan arsitek Real Madrid tersebut mengidentifikasi adanya disfungsi struktural dalam skema transisi permainan. Secara akademis, Ancelotti mengelaborasi kegagalan skuadnya dalam mematahkan strategi pressing ketat lawan, “Di babak pertama, kami kesulitan untuk keluar dari tekanan, karena kami seharusnya bisa menguasai pertandingan lebih baik,” tutur Ancelotti seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

Hasil minor ini jelas mencoreng ambisi besar sang pelatih. Melalui artikulasi retoris yang sarat akan ekspektasi performativitas, ia secara terbuka mengakui kekecewaannya namun tetap menjaga optimisme kolektif tim:

Baca Juga:  Strategi Baru Chelsea: Tinggalkan Proyek 'Daun Muda', Xabi Alonso Berburu Pemain Gaek

“Apakah saya puas? Tidak terlalu. Saya berharap start yang lebih bagus.”
“Namun hal seperti ini bisa saja terjadi. Kini, saya akan fokus pada laga berikutnya,” ungkap Ancelotti.

Brasil dituntut segera berbenah. Juara dunia lima kali yang terakhir kali mengangkat trofi pada 2002 dan kandas di perempat final edisi lalu ini, dijadwalkan bersua Haiti pada 20 Juni WIB sebelum menghadapi Skotlandia.

Berita Terkait

Bebas dari Jerat Doping, Mykhailo Mudryk Menatap Era Baru Bersama Chelsea
Justin Hubner Terancam Absen di Piala AFF 2026 akibat Penolakan Fortuna Sittard
PSG Dapatkan Rezeki Melimpah dari Penjualan Penyerang di Bursa Transfer
Strategi Baru Chelsea: Tinggalkan Proyek ‘Daun Muda’, Xabi Alonso Berburu Pemain Gaek
Bayern Munich Tutup Pintu Rapat-Rapat untuk Real Madrid yang Kebelet Boyong Michael Olise
Rayuan Gli Azzurri Membentur Tembok Ideologi Pep Guardiola
Tumbal Bernabeu Demi Sang Dirigen Spanyol
Lewandowski Sebut Lamine Yamal Tak dalam Performa Terbaik Saat Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Bebas dari Jerat Doping, Mykhailo Mudryk Menatap Era Baru Bersama Chelsea

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:15 WIB

Justin Hubner Terancam Absen di Piala AFF 2026 akibat Penolakan Fortuna Sittard

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:10 WIB

PSG Dapatkan Rezeki Melimpah dari Penjualan Penyerang di Bursa Transfer

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:14 WIB

Strategi Baru Chelsea: Tinggalkan Proyek ‘Daun Muda’, Xabi Alonso Berburu Pemain Gaek

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:47 WIB

Bayern Munich Tutup Pintu Rapat-Rapat untuk Real Madrid yang Kebelet Boyong Michael Olise

Berita Terbaru