Indonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Kesiapan Penuh

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon. Source: Google/Pojok Papua

Indonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon. Source: Google/Pojok Papua

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya menjaga perdamaian dunia. Negara memberangkatkan 742 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Lebanon. Ratusan prajurit Garuda ini dijadwalkan bertolak pada 22 Mei 2026. Keberangkatan tersebut dalam rangka misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNIFIL. Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan seluruh personel di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, pada Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rotasi Rutin Pasukan Garuda

Dudung menyatakan seluruh pasukan siap tempur dan siap menjalankan tugas mulia di bawah bendera PBB. Ia juga menyoroti reputasi positif prajurit TNI. Masyarakat internasional, khususnya Lebanon, sangat menghargai prajurit Indonesia. “Saya lihat pasukan sudah siap. Tentunya ini adalah misi PBB, tetapi yang lebih penting adalah mengemban misi bangsa Indonesia. Prajurit kita sangat diidam-idamkan di sana karena keramahannya, kepeduliannya, dan keseriusannya dalam melaksanakan tugas,” ujar Dudung. Keberangkatan 742 personel ini merupakan rotasi rutin. Mereka akan menggantikan sekitar 753 prajurit TNI yang saat ini tengah bertugas di Lebanon Selatan.

Baca Juga:  Komisi III Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember

Arahan Menlu: Medan Operasi Penuh Risiko

Menteri Luar Negeri Sugiono turut hadir dalam peninjauan dan memberikan arahan khusus. Ia mengingatkan bahwa medan operasi di Lebanon tidaklah damai meskipun prajurit menyandang status pasukan perdamaian. Kawasan tersebut justru penuh risiko keamanan. “Kebanggaan bagi saya untuk bertemu saudara-saudara pada saat ini, dan kebanggaan lebih besar bagi saya untuk bisa bertemu saudara-saudara pada saat saudara kembali ke tanah air dalam kondisi sehat,” ucap Sugiono. Ia berpesan agar para prajurit menjaga keselamatan dan menjunjung tinggi nama baik bangsa.

Baca Juga:  Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat Setelah Lebaran 2026, Ini Penyebabnya

Doa dan Harapan untuk Keselamatan Prajurit

Kepala Staf Kepresidenan menekankan tiga prioritas utama: menjaga keselamatan prajurit, menjaga nama baik Indonesia, serta melaksanakan tugas pokok sebaik mungkin. PMPP telah memberikan seluruh pembekalan secara maksimal kepada pasukan. Dudung pun memohon doa restu dari seluruh rakyat Indonesia. “Kepada seluruh rakyat Indonesia, mohon doa restu, semoga seluruh pasukan ini menjalankan tugas dengan lancar, kita harapkan kembali dengan selamat, dan misi perdamaian dapat berjalan dengan sukses,” tutup Dudung. Keberangkatan ini kembali menegaskan bahwa PBB memberikan kepercayaan penuh kepada prajurit TNI untuk menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. (**)  

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB