ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Ancaman peretasan WhatsApp kian mengkhawatirkan. Para peretas terus mengembangkan metode baru, seperti teknik GhostPairing yang mampu membajak akun tanpa perlu kode OTP. Namun, Anda masih bisa melindungi akun WhatsApp dengan beberapa langkah sederhana. Berikut adalah panduan lengkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Pertama, aktifkan Verifikasi Dua Langkah. Fitur ini menjadi benteng utama perlindungan akun Anda. Verifikasi Dua Langkah menambahkan PIN enam digit di luar kode OTP biasa. Tanpa PIN tersebut, peretas tidak akan bisa masuk meski sudah mencuri kode OTP Anda.
Cara mengaktifkannya: buka Pengaturan > Akun > Verifikasi Dua Langkah > Nyalakan. Buat PIN yang mudah diingat dan tambahkan email pemulihan. Ingatlah, jangan pernah membagikan PIN ini kepada siapa pun.
2. Periksa Perangkat Tertaut Secara Rutin
Selanjutnya, periksa Perangkat Tertaut secara rutin. Fitur Perangkat Tertaut memungkinkan Anda menggunakan WhatsApp di beberapa perangkat. Akan tetapi, ini juga celah bagi peretas. Mereka bisa menautkan perangkat mereka secara diam-diam melalui metode GhostPairing.
Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan rutin: buka Pengaturan > Perangkat Tertaut. Jika Anda menemukan perangkat yang tidak Anda kenali, segera pilih perangkat tersebut dan klik Keluar.
3. Gunakan Fitur Strict Account Settings
Di samping itu, gunakan fitur Strict Account Settings. WhatsApp merilis fitur ini pada Januari 2026. Fitur Strict Account Settings secara otomatis mengunci pengaturan ke level paling ketat. Yang menarik, saat Anda mengaktifkan fitur ini, WhatsApp juga akan meminta Anda menyalakan Verifikasi Dua Langkah jika belum aktif.
Anda bisa mengaktifkannya melalui Pengaturan > Privasi > Lanjutan > Strict Account Settings.
4. Nyalakan Notifikasi Keamanan
Kemudian, nyalakan Notifikasi Keamanan. Fitur ini akan memberi Anda peringatan setiap kali kode keamanan kontak lawan bicara berubah. Mengapa ini penting? Karena perubahan tersebut bisa menandakan seseorang mencoba mengakses percakapan Anda dari perangkat lain.
Cara mengaktifkannya: buka Pengaturan > Privasi > Notifikasi Keamanan, lalu nyalakan.
5. Waspadai Pesan Mencurigakan
Setelah itu, waspadai pesan mencurigakan. Jangan pernah mengklik tautan dari sumber tidak dikenal. Jangan pula mengunduh file APK dari WhatsApp. Sebagai informasi, modus penipuan umum antara lain kurir paket palsu, undangan pernikahan digital, atau surat tilang palsu. Sebaiknya Anda selalu waspada terhadap modus-modus tersebut.
6. Gunakan WhatsApp Versi Resmi
Terakhir, pastikan Anda hanya menggunakan WhatsApp versi resmi. Unduh WhatsApp dari Google Play Store atau App Store. Hindari WhatsApp modifikasi karena aplikasi semacam itu sering menyisipkan malware pencuri data.
Kesimpulannya, dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat meminimalkan risiko pembajakan akun WhatsApp. Ingatlah, keamanan digital sepenuhnya bergantung pada kewaspadaan Anda sendiri.(**)









