Pemerintah Siapkan Anggaran Tambahan untuk Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI Pemerintah Siapkan Anggaran Tambahan untuk Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia

Ilustrasi AI Pemerintah Siapkan Anggaran Tambahan untuk Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia

ARGUMENRAKYAT.COM – Pemerintah Indonesia menyiapkan anggaran tambahan untuk menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri di tengah lonjakan harga minyak dunia. Langkah ini dilakukan agar harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik tetap terkendali serta tidak membebani masyarakat.

Kebijakan tersebut diambil menyusul meningkatnya harga minyak global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik di berbagai kawasan. Pemerintah menilai situasi ini berpotensi memberi tekanan terhadap biaya energi di dalam negeri jika tidak diantisipasi sejak dini.

Baca Juga:  Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat Setelah Lebaran 2026, Ini Penyebabnya

Melalui kebijakan subsidi energi, pemerintah berupaya memastikan pasokan dan harga BBM tetap stabil bagi masyarakat maupun sektor industri. Stabilitas harga energi dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global. Berbagai langkah mitigasi disiapkan agar dampak kenaikan harga minyak dunia tidak terlalu besar terhadap perekonomian domestik.

Selain subsidi energi, pemerintah juga terus mendorong efisiensi penggunaan energi dan pengembangan sumber energi alternatif. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak impor.

Baca Juga:  BBM Non-Subsidi Resmi Naik per 1 Maret 2026, Beban Baru Awal Bulan? Cek Daftar Harga Terbarunya!

Pengamat ekonomi menilai kebijakan stabilisasi harga energi sangat penting, terutama untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Kenaikan harga BBM dan listrik biasanya berdampak langsung pada biaya transportasi dan harga berbagai kebutuhan pokok.

Dengan langkah antisipatif tersebut, pemerintah berharap stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga meskipun terjadi gejolak harga energi di pasar global.(**)

Berita Terkait

BNPB: 462 Hektare Lahan di 10 Provinsi Masih Terbakar
Demo di Malioboro Ricuh, 116 Orang Terluka dan Ditangkap
Bahlil: Pangkas Pasokan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak
KPK Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto soal Pajak Daerah
Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP
Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa
TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BNPB: 462 Hektare Lahan di 10 Provinsi Masih Terbakar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Demo di Malioboro Ricuh, 116 Orang Terluka dan Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Bahlil: Pangkas Pasokan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:59 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto soal Pajak Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP

Berita Terbaru

Menteri Imipas Bantah Terima Setoran Rp40 Juta per Pekan. (Foto: Dok. Ditjen Imigrasi)

Hukum

Menteri Imipas Bantah Terima Setoran Rp40 Juta per Pekan

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:59 WIB

BNPB: 462 Hektare Lahan di 10 Provinsi Masih Terbakar. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

BNPB: 462 Hektare Lahan di 10 Provinsi Masih Terbakar

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:55 WIB

Demo di Malioboro Ricuh, 116 Orang Terluka dan Ditangkap. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Demo di Malioboro Ricuh, 116 Orang Terluka dan Ditangkap

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:52 WIB

Wasit Disorot usai Pesilat Porprov Jateng Kejang. (Foto: CNN Indonesia)

Olahraga

Wasit Disorot usai Pesilat Porprov Jateng Kejang

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:49 WIB