Kisah Inspiratif Eks Pengamen Bus Menggema hingga Malaysia di Podcast ‘Kusieh Bendi’

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH, argumenrakyat.com — Program podcast kebanggaan Dimensia Creative, “Kusieh Bendi”, kembali hadir menyapa penonton dengan kisah yang sarat inspirasi. Pada episode ke-8 yang baru saja dirilis, podcast ini mengangkat perjalanan hidup luar biasa dengan tajuk “Dulu Ngamen di Bus, Kini Menggema ke Malaysia”.

Episode terbaru ini mengupas tuntas liku-liku kehidupan seorang seniman Selno dengan nama panggung Jhon Selon yang memulai langkahnya dari bawah. Berawal dari profesi sebagai pengamen yang menghibur penumpang dari satu bus ke bus lainnya, kegigihan dan bakat emasnya kini telah membuahkan hasil. Tidak hanya diakui di Tanah Air, karyanya kini berhasil menembus batas negara dan mendapat panggung hingga ke negeri jiran, Malaysia.

Baca Juga:  Skandal ‘Kambing Hitam’ di Balik Mundurnya Pejabat PU: Bersih-Bersih atau Proteksi Pemain Lama?

Kisah transformasi dari musisi jalanan menjadi talenta lintas negara ini menjadi pengingat kuat akan kekuatan pantang menyerah dan kerja keras. Obrolan mendalam yang disajikan mampu membawa audiens menyelami pahit manisnya perjuangan di jalanan hingga akhirnya memetik kesuksesan.

Baca Juga:  Menyingkap Visi Di Sebalik Podcast "Kusieh Bendi": Platform Digital Baru Dari Sudut Kota Payakumbuh

Kehadiran episode ini juga semakin mengukuhkan komitmen Dimensia Creative sebagai ekosistem media digital dan rumah produksi yang bermarkas di Payakumbuh, Sumatera Barat. Melalui “Kusieh Bendi”, produksi konten lokal terus didorong untuk menyajikan tontonan digital yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan motivasi yang kuat bagi masyarakat luas.(**)

Berita Terkait

Payakumbuh Pernah Menangis: Mengenang Tragedi Kebakaran Hebat Melalui Alunan Lagu Minang
Isu VCS di Lingkaran Kekuasaan 50 Kota Memanas, Pengamat: Jangan Hanya Sembunyi di Balik Kata ‘Edit’
Dari Aktivis UGM Pulang Kampung Membangun Luak 50: Kisah Inspiratif Wabup Ahlul Badrito Resha
Polemik Pasar Payakumbuh: Antara Pembangunan, Birokrasi, dan Harga Diri Tanah Ulayat
Dari Korban Trafficking hingga Jadi Profesor: Kisah Inspiratif Prof. Rizki Adam Membangun Negeri
Menepis Stigma, Menggali Mutiara: Yayasan Tan Malaka Desak Pemerintah Sumbar Akui “Bapak Republik” Secara Utuh
Skandal ‘Kambing Hitam’ di Balik Mundurnya Pejabat PU: Bersih-Bersih atau Proteksi Pemain Lama?
Tajuk Berita: Kisah di Sebalik Kepulangan Jasad Tan Malaka: Perjuangan Ferizar Ridwan dan Panggilan Spiritual dari Kediri ke 50 Kota

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 00:31 WIB

Payakumbuh Pernah Menangis: Mengenang Tragedi Kebakaran Hebat Melalui Alunan Lagu Minang

Selasa, 7 April 2026 - 10:20 WIB

Isu VCS di Lingkaran Kekuasaan 50 Kota Memanas, Pengamat: Jangan Hanya Sembunyi di Balik Kata ‘Edit’

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:13 WIB

Dari Aktivis UGM Pulang Kampung Membangun Luak 50: Kisah Inspiratif Wabup Ahlul Badrito Resha

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:41 WIB

Polemik Pasar Payakumbuh: Antara Pembangunan, Birokrasi, dan Harga Diri Tanah Ulayat

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:11 WIB

Dari Korban Trafficking hingga Jadi Profesor: Kisah Inspiratif Prof. Rizki Adam Membangun Negeri

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB