Update Tragedi Bus ALS di Muratara: Tim DVI Identifikasi 14 Korban, Polisi Temukan Jeriken Bensin di Bagasi

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Kecelakaan Bus ALS di Muratara. Source: CNN Indonesia

Tragedi Kecelakaan Bus ALS di Muratara. Source: CNN Indonesia

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA  – Dua hari setelah kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) menabrak truk tangki BBM di Jalinsum Muratara, Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Palembang terus bekerja. Hingga Jumat (8/5/2026) siang, tim berhasil mengidentifikasi 14 dari 16 jenazah.

Polisi masih menunggu hasil pencocokan DNA untuk dua korban lainnya. Polisi menduga keduanya seorang ibu dan anak balitanya asal Muara Bungo, Jambi. Keluarga kedua korban masih menanti dengan harap-harap cemas di ruang tunggu rumah sakit.

Polisi Temukan Jeriken Bensin di Bagasi Bus ALS

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) rampung Kamis malam. Polisi menemukan fakta baru. Petugas menemukan setidaknya lima jeriken bensin kosong di bagasi tengah bus ALS. “Jeriken tersebut menyisakan residu BBM. Kami menduga kuat barang itu bawaan penumpang yang terlarang,” tegas Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol. Yogi Nugroho, dalam jumpa pers hari ini.

Baca Juga:  Dudy Purwagandhi: Mengurai Benang Kusut Ribuan Titik Perlintasan Ilegal

Temuan ini langsung menyita perhatian publik. Polisi menduga api membesar lebih cepat bukan hanya dari truk tangki yang tumpah, tetapi juga dari tambahan bahan bakar di bagasi bus. Hingga saat ini, pihak Bus ALS belum memberikan keterangan resmi. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya larangan membawa barang mudah terbakar di kendaraan umum.

Kronologi Kecelakaan Maut di Simpang Danau, Muratara

Polisi menjelaskan kronologi kecelakaan. Kecelakaan terjadi Rabu (6/5/2026). Bus ALS melaju dari Lubuklinggau menuju Jambi. Saat melintas di Simpang Danau, Karang Jaya, Muratara, sopir membelokkan kemudi untuk menghindari lubang jalan. Akibatnya, bus oleng ke jalur kanan. Truk tangki BBM PT Seleraya datang dari arah berlawanan dan tidak sempat menghindar. Tabrakan kepala (adu kambing) memicu ledakan hebat. Api langsung melahap kedua kendaraan.

Baca Juga:  Tragedi Padang Besi: Zigo Rolanda Desak Evaluasi Total Jalur Rawan di Sumbar

Musibah ini merenggut 16 jiwa. Tim evakuasi menyelamatkan empat penumpang lainnya dalam kondisi luka kritis. Mereka kini menjalani perawatan intensif di RSUD Lubuklinggau.

Polisi mengimbau seluruh penumpang bus agar tidak membawa barang mudah terbakar. Sejak Kamis malam, petugas membuka Jalinsum secara bergantian.(**)

Berita Terkait

Mobil Anggota DPR Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Tewas
Dudy Purwagandhi: Mengurai Benang Kusut Ribuan Titik Perlintasan Ilegal
Tragedi Padang Besi: Zigo Rolanda Desak Evaluasi Total Jalur Rawan di Sumbar
UPDATE Tragedi Maut di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas, 81 Luka, Arus Lalin KRL Masih Terganggu

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:10 WIB

Mobil Anggota DPR Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Tewas

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:08 WIB

Dudy Purwagandhi: Mengurai Benang Kusut Ribuan Titik Perlintasan Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 10:10 WIB

Tragedi Padang Besi: Zigo Rolanda Desak Evaluasi Total Jalur Rawan di Sumbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:35 WIB

Update Tragedi Bus ALS di Muratara: Tim DVI Identifikasi 14 Korban, Polisi Temukan Jeriken Bensin di Bagasi

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WIB

UPDATE Tragedi Maut di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas, 81 Luka, Arus Lalin KRL Masih Terganggu

Berita Terbaru