Update Sinkhole Lima Puluh Kota: Ahli Geologi PVMBG Tiba di Lokasi, Lakukan Pemetaan Rongga Bawah Tanah

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinkhole Lima Puluh Kota

Sinkhole Lima Puluh Kota

LIMAPULUH KOTA, ArgumenRakyat.com – Investigasi mendalam terkait fenomena lubang amblas di Kabupaten Lima Puluh Kota resmi dimulai hari ini, Jumat (9/1/2026). Sebab, tim ahli geologi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah tiba di lokasi untuk melakukan analisis teknis. Oleh karena itu, otoritas setempat memperluas radius zona aman guna mengantisipasi adanya amblasan susulan selama proses penelitian berlangsung.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para ahli ini sangat dinantikan oleh warga yang merasa khawatir akan keselamatan bangunan di sekitar titik kejadian.

Pemindaian Struktur Tanah dan Risiko Perluasan

Tim ahli langsung melakukan pemindaian menggunakan perangkat geolistrik guna mendeteksi keberadaan rongga di bawah permukaan tanah. Namun, hasil awal menunjukkan bahwa kondisi tanah di area tersebut memang cukup rentan.

  • Deteksi Rongga: Ditemukan adanya anomali struktur bawah tanah yang mengarah pada sistem sungai bawah tanah yang aktif.

  • Faktor Karst: Ahli mengonfirmasi bahwa batuan dasar di wilayah ini adalah batu gamping. Akibatnya, proses pelarutan batuan oleh air hujan yang ekstrem mempercepat terbentuknya lubang.

  • Potensi Perluasan: Warga diminta tetap waspada. Sebab, diameter lubang berpotensi melebar jika beban permukaan terus meningkat atau terjadi hujan lebat susulan.

Baca Juga:  Protes Suara Tadarus oleh WNA di Gili Trawangan Jadi Perhatian Publik

Rekomendasi Keselamatan bagi Warga Sekitar

Selain itu, tim PVMBG telah memberikan beberapa rekomendasi darurat kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Maka dari itu, kepatuhan terhadap protokol keselamatan menjadi prioritas utama saat ini. Bahkan, beberapa bangunan yang berada dalam radius 100 meter dari pusat lubang disarankan untuk dikosongkan sementara waktu. Terakhir, masyarakat diminta untuk tidak membuang air limbah rumah tangga langsung ke area tanah yang retak guna mencegah pelunakan struktur tanah lebih lanjut.

Baca Juga:  Ramadan di Hunian Layak: Pemkab Agam Kebut Pembangunan 358 Unit Huntara bagi Penyintas Bencana

Argumen Kita: Urgensi Mitigasi di Kawasan Karst

ArgumenRakyat.com memandang bahwa kehadiran tim ahli adalah langkah tepat untuk meredam kepanikan publik. Meskipun demikian, pemetaan kawasan rawan sinkhole di seluruh wilayah Lima Puluh Kota harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya bersifat reaktif. Terakhir, edukasi mengenai tata ruang di kawasan karst harus diperketat agar pembangunan pemukiman di masa depan tidak lagi terancam oleh fenomena serupa.(**)

Berita Terkait

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai
Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami
Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau
Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar
KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari
Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP
Selatan Sunset Festival 2026: Gadih Angik Menjelma Jadi Pusat Seni, Budaya, dan UMKM Payakumbuh
Evolusi Spasial Payakumbuh: Membaca Riwayat Kota dari Toponimi hingga Konsep Livable City

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:23 WIB

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:43 WIB

Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WIB

Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP

Berita Terbaru