Penetapan 1 Syawal di Payakumbuh Picu Kontroversi, Masyarakat Terbelah

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, ArgumenRakyat.com — Penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Payakumbuh memicu kontroversi di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Payakumbuh memutuskan pelaksanaan Salat Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026, lebih awal dibandingkan potensi keputusan pemerintah pusat yang diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tersebut tertuang dalam undangan resmi yang ditandatangani Wali Kota dan langsung ditindaklanjuti dengan persiapan pelaksanaan salat Ied di halaman Balai Kota.

Namun, langkah ini memicu perdebatan karena secara nasional, penetapan 1 Syawal masih menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama. Berdasarkan data astronomi, posisi hilal pada 19 Maret 2026 dinilai belum memenuhi kriteria visibilitas, sehingga pemerintah dan sebagian organisasi Islam cenderung menetapkan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Baca Juga:  KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin - Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari

Di sisi lain, organisasi seperti Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Syawal jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab. Perbedaan metode inilah yang menjadi akar utama perbedaan penetapan Lebaran tahun ini.

Kondisi tersebut membuat masyarakat di Payakumbuh terbelah. Sebagian mengikuti keputusan pemerintah daerah dan merayakan Lebaran lebih awal, sementara sebagian lainnya memilih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat.

Baca Juga:  Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Bukittinggi, Soroti Kebijakan Pusat dan Program Populis

Sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan agar perbedaan ini tidak menimbulkan konflik di tengah warga. Mereka menekankan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati dalam menyikapi perbedaan penetapan hari raya.

Fenomena ini kembali menunjukkan bahwa perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah masih menjadi isu berulang di Indonesia, termasuk di daerah seperti Payakumbuh yang tahun ini menjadi sorotan karena mengambil langkah lebih cepat dalam menetapkan 1 Syawal.(**)

Berita Terkait

Nagari Tj Haro Sikabu-Kabu Jadi Lokus NCH, Dorong Kolaborasi OPD
Resmi Bermitra, Dimensia Creative dan Hijrah Muslim Center Sepakat Kembangkan Potensi Multimedia di Payakumbuh
DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS
BADUNSANAK Balai POM Payakumbuh Dampingi UMKM Naik Status
TMSBK Bukittinggi Ditata, 30 Kios Direlokasi ke Pasar Atas
Agam Usulkan 1.000 Hektare Lahan Terlantar Diaktifkan Kembali
PLN UP3 Bukittinggi Siaga Jaga Listrik Andal Jelang HUT RI
Kebakaran Hanguskan Empat Rumah di Agam, Belasan Mengungsi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:56 WIB

Nagari Tj Haro Sikabu-Kabu Jadi Lokus NCH, Dorong Kolaborasi OPD

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Resmi Bermitra, Dimensia Creative dan Hijrah Muslim Center Sepakat Kembangkan Potensi Multimedia di Payakumbuh

Selasa, 1 September 2026 - 10:24 WIB

DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:28 WIB

BADUNSANAK Balai POM Payakumbuh Dampingi UMKM Naik Status

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:28 WIB

TMSBK Bukittinggi Ditata, 30 Kios Direlokasi ke Pasar Atas

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB