Rocky Gerung Beberkan Misteri di Balik Penangguhan Penahanan Roy Suryo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rocky Gerung dalam Gelaran Merah Muda Fest, (1/11/2025). (Dok. Istimewa)

Foto: Rocky Gerung dalam Gelaran Merah Muda Fest, (1/11/2025). (Dok. Istimewa)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Pengamat politik Rocky Gerung menilai pertengkaran publik terkait kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo kini telah bergeser. Menurut Rocky, polemik tersebut tidak lagi sekadar berkutat pada urusan berkas perkara di atas kertas, melainkan sudah beralih pada membaca gelagat politik yang ada di baliknya.

Pernyataan itu disampaikan Rocky saat hadir sebagai narasumber dalam program diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk “Drama Kasus Ijazah Jokowi: Kepolisian dan Kejaksaan Bersimpang Jalan?”, yang diunggah pada 26 Juni 2026

Secara blak-blakan, Wakil Ketua Bidang Panjat Tebing Alam dan Rekreasi (FPTI) itu membeberkan pandangannya mengenai teka-teki penangguhan penahanan dua tersangka kasus ini, yakni Roy Suryo dan dr. Tifa. Saat publik berspekulasi mengenai keterlibatan sosok “orang kuat” di balik keputusan Kejaksaan yang tidak menahan kedua tersangka, Rocky membalikkan asumsi tersebut dengan menyebut nama sang pelapor sendiri.

Baca Juga:  YLBHI Soroti Pelimpahan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung: Dinilai Cacat Prosedural dan Sarat Konflik Kepentingan

“Saya buka misteri ini. Orang kuatnya di balik penangguhan penahanan Roy dan Tifa, orang kuatnya adalah Joko Widodo. Yang menghendaki mereka ditangguhkan adalah Joko Widodo,” ujar Rocky Gerung.

Rocky mengungkapkan analisisnya bahwa dalam kalkulasi politik, penahanan terhadap Roy Suryo dan dr. Tifa justru berpotensi memicu dampak sosial yang lebih besar. Ia mengimajinasikan bahwa mantan kepala negara tersebut menyadari risiko terjadinya keterbelahan yang semakin meruncing di tengah masyarakat apabila penahanan itu tetap dipaksakan.

Baca Juga:  Kementerian PU Pulihkan 9 Ruas Jalan Nasional di NTT Pascagempa

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sejak awal kasus ini bergulir hingga berujung pada persidangan Bambang Tri, muatan politisnya jauh lebih kental ketimbang aspek hukum murni. Rocky menilai dinamika penegakan hukum yang terjadi saat ini merupakan medan perang persepsi publik, bukan lagi pencarian kebenaran substansial.

Menurut Rocky, kasus ini pada akhirnya akan menjadi batu uji untuk melihat bagaimana dinamika ketegangan politik yang terjadi secara senyap di tingkat elite kekuasaan saat ini. Kendati perkara tersebut kini telah memasuki ranah pengadilan, ia mengingatkan agar semua pihak tetap mengedepankan akal sehat serta melihat gelagat dari setiap kebijakan hukum yang diambil.

Berita Terkait

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh
Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi
Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat
BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor
Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:29 WIB

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor

Berita Terbaru

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB