LUBUK BASUNG, ArgumenRakyat.com — Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyalurkan sebanyak 1,95 ton benih padi untuk 78 hektare lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan untuk Tujuh Kelompok Tani
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Agam Heri Prasetyo Wibowo di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan bantuan disalurkan bagi tujuh kelompok tani di Kecamatan Tanjung Raya dan Palembayan. Bantuan telah disalurkan secara gratis kepada tujuh kelompok pada 21 Juli 2026.
Di Kecamatan Tanjung Raya, bantuan diserahkan bagi empat kelompok tani sebanyak 950 kilogram benih untuk lahan seluas 38 hektare. Sementara di Kecamatan Palembayan, tiga kelompok tani menerima sekitar 1 ton benih untuk lahan seluas 40 hektare.
“Bantuan tersebut bersumber dari Transfer Ke Daerah (TKD) APBD Agam 2026 dengan anggaran sekitar Rp46,8 juta,” kata Heri. Penerima bantuan merupakan kelompok tani yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).
Selain benih, Distan Agam mengusulkan bantuan 468 karung pupuk untuk tujuh kelompok tani tersebut, terdiri atas 312 karung pupuk MPK dan 156 karung pupuk Urea. Penyaluran pupuk ditargetkan sekitar September 2026 dengan kebutuhan anggaran diperkirakan Rp445 juta.
Dengan tersalurkannya bantuan ini, diharapkan petani dapat memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya sehingga produksi padi terjaga dan petani yang terdampak dapat kembali berproduksi secara bertahap.









