Kemenhan Potong Durasi Pelatihan SPPI Menyusul Wafatnya Lima Peserta

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/7/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Foto: Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/7/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memutuskan untuk mengevaluasi secara menyeluruh program pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Langkah tegas ini diambil menyusul insiden meninggalnya lima orang peserta selama masa pelatihan.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri Pertahanan Doni Ermawan menjelaskan, Kemenhan langsung melakukan revisi besar-besaran, baik pada aspek kurikulum maupun materi latihan. Salah satu poin krusial dalam evaluasi ini adalah penghapusan materi yang bersinggungan langsung dengan aspek militeristik.

“Intinya adalah tidak ada lagi pelajaran-pelajaran terkait dengan senjata ataupun taktik-taktik militer,” ujar Doni dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari METRO TV 1 Juni 2026. Menurut dia, fokus pembinaan kini digeser menjadi program pelatihan bela negara yang mengutamakan penguatan karakter.

Baca Juga:  Tak Jadi Di-PHK Massal? Ini Nasib 237 Ribu Guru Honorer Setelah Surat Edaran Mendikdasmen

Ke depan, para peserta yang dipersiapkan menjadi manajer koperasi tidak akan lagi mendapatkan simulasi tempur. Materi diklat diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter personal yang kuat demi mendukung tugas mereka di lapangan.

“Jadi mereka hanya diberikan pelajaran terkait dengan nasionalisme, terkait dengan patriotisme, terkait dengan disiplin,” kata Doni menambahkan. Penerapan jadwal harian selama diklat tetap dipertahankan, namun difungsikan untuk melatih kedisiplinan waktu para peserta.

Baca Juga:  Rocky Gerung Sindir Tiyo Ardianto Soal Abstraksi Politik: Jadikan Prabowo Kucing Itu Murni Slapstick

Selain itu, kurikulum baru dirancang agar relevan dengan tugas manajerial. Peserta dibekali pemahaman kepemimpinan guna mengelola organisasi dan staf di lingkungan koperasi maupun kampung nelayan kelak. “Kami memberikan pelajaran mereka terkait dengan kepemimpinan lapangan, bagaimana mereka nantinya memimpin koperasi tersebut,” tutur Doni.

Evaluasi Kemenhan juga menyasar durasi pelaksanaan. Waktu diklat fisik dipangkas menjadi lebih singkat, sementara porsi pendidikan manajemen justru diperpanjang. “Dari segi waktu juga berkurang, yang tadinya komponen cadangan selama 1 bulan, ini bela negara juga kami perpendek menjadi 2 minggu. Nah, kemudian sisanya yang 1 bulan itu adalah untuk pendidikan dan pelatihan manajer,” ungkap Doni.

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Jet Tempur
Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Sudaryono Ditunjuk Jadi Pengganti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru