Kematian Pengamen di Tangan Satpol PP Padang Jadi Sorotan, Keluarga Lapor Polisi: “Ada Luka Tak Wajar”

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

korban diamankan oleh petugas Satpol PP di kawasan Pasar Raya Padang pada Senin (23/3/2026) foto FB Rafles

korban diamankan oleh petugas Satpol PP di kawasan Pasar Raya Padang pada Senin (23/3/2026) foto FB Rafles

PADANG, ArgumenRakyat.com – Kasus kematian seorang pengamen bernama Karim Sukma Satria (31) usai ditangkap oleh personel Satpol PP Kota Padang memicu polemik panas. Pihak keluarga yang mendapati jenazah korban dalam kondisi penuh luka memar resmi melaporkan dugaan kekerasan ini ke Polresta Padang.

Peristiwa ini bermula saat korban diamankan oleh petugas Satpol PP di kawasan Pasar Raya Padang pada Senin (23/3/2026). Namun, dua hari berselang, keluarga justru menemukan Karim sudah terbujur kaku di RSUD dr. Rasidin setelah melihat unggahan dari Dinas Sosial.

Kejanggalan di Tubuh Korban

Kuasa hukum keluarga, Muhammad Tito, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah luka fisik yang mencurigakan pada tubuh almarhum.

“Kami menemukan bekas luka di dahi, memar di bagian leher, dan bekas injakan sepatu di punggung. Ini sangat tidak wajar jika hanya sekadar diamankan,” tegas Tito kepada awak media.

Baca Juga:  Banjir Rendam 4 Desa di Aceh Selatan, Sawah Petani Terendam

Hasil pemeriksaan medis awal dari RS Bhayangkara Polda Sumbar menguatkan dugaan tersebut. Korban dinyatakan meninggal akibat perdarahan subarachnoid atau pecahnya pembuluh darah di otak, yang dikategorikan sebagai kematian tidak wajar.

Bantahan Satpol PP Padang

Di sisi lain, Kasat Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, membantah keras adanya tindakan penganiayaan oleh anggotanya. Menurut versinya, saat itu korban diamankan karena dilaporkan mengamuk sambil membawa senjata tajam.

Chandra mengeklaim bahwa luka-luka yang ada pada korban diduga akibat amukan massa di lokasi kejadian sebelum petugas datang. Terkait pembantaran ke RSJ Prof. HB Saanin, pihak Satpol PP berdalih tindakan itu dilakukan atas rekomendasi Dinas Sosial karena korban dianggap menunjukkan indikasi gangguan jiwa saat diperiksa.

Baca Juga:  Pengunjung Tewas di Vegas Club Padang, Pengawasan Diperketat

Mencari Keadilan

Keluarga korban menolak narasi gangguan jiwa tersebut dan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa Karim.

“Kami ingin kejelasan. Jika memang ada prosedur yang dilanggar atau kekerasan berlebihan, hukum harus ditegakkan. Jangan sampai nyawa rakyat kecil hilang begitu saja tanpa pertanggungjawaban,” tambah pihak keluarga.

Saat ini, Polresta Padang tengah mendalami laporan tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, baik dari warga di lokasi kejadian maupun oknum petugas yang terlibat dalam penangkapan.


Editor: Redaksi ArgumenRakyat.com

Berita Terkait

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh
Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi
Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi
Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Berita Terbaru

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi. (Foto: Dok. Humas Polres Pariaman)

Daerah

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:18 WIB