Jual Sawah Demi Sekolah, Guru Digaji Rp16 Ribu! Indrawati Munir Bongkar Realita Pendidikan

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH, ArgumenRakyat.com β€” “Jual sawah demi sekolah.” Kalimat ini bukan sekadar metafora bagi banyak keluarga di Sumatera Barat. Di tengah realita guru honorer yang digaji Rp16.000 per jam, pengorbanan demi pendidikan anak menjadi ironi yang menyayat hati. Podcast Kusieh Bendi di kanal YouTube Dimensia Creative menghadirkan Indrawati Munir, Ketua PGRI Kabupaten 50 Kota sekaligus mantan Kepala Dinas Pendidikan, untuk membedah realita pahit dunia pendidikan daerah.

ADVERTISEMENT

πŸŽ™οΈ Info Sponsorship β†’
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jual Sawah Demi Sekolah, Investasi atau Beban?

Indrawati Munir membuka diskusi dengan menyoroti pengorbanan orang tua di daerah yang rela menjual aset demi pendidikan anak.

“Pendidikan itu adalah investasi masa depan. Bukan hanya untuk sekarang β€” memang habis-habis uang sekarang. Kita jual sawah untuk sekolah, untuk kuliah,” ujarnya [01:00].

Ia menekankan bahwa anak juga harus diberi kesadaran akan pengorbanan ini. “Jangan sampai menyia-nyiakan kepercayaan orang tuanya yang sudah berhabis-habisan di kampung, nanti sampai di kota tidak kuliah dengan baik,” pesannya [02:30].

Guru Dulu vs Sekarang: Hormat yang Mulai Pudar

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di dunia pendidikan, Indrawati membandingkan bagaimana hubungan guru-murid telah berubah drastis.

“Kalau dulu kita dengan guru itu hormat, segan, luar biasa. Menghindar bukan karena takut, tapi segan. Kalau sekarang enak aja orang ngomong ‘Bu, gimana Bu?’ macam-macam. Guru-guru lama walaupun secara teknologi agak kurang, tapi pengajaran akhlak, budi pekerti β€” guru tanpa jasa itu melekat,” kenangnya [15:00].

Kunci: Keberanian Kepala Sekolah dan Peran Komite

Menurut Indrawati, salah satu solusi persoalan pendidikan di daerah adalah memaksimalkan peran kepala sekolah dan komite sekolah.

“Intinya bagaimana komunikasi kepala sekolah memanfaatkan sumber daya yang ada β€” komite, tokoh masyarakat. Kita punya pengawas sekolah, berdayakan. Nanti bisa mencarikan solusi, memediasi guru dengan wali murid. Kuncinya: kemauan dan keberanian guru serta kepala sekolah. Karena banyak yang sudah mati ketakutan,” jelasnya [30:00].

Sekolah Gratis, Tapi Masih Ada yang Putus Sekolah

Ironisnya, meski pemerintah telah menggratiskan biaya sekolah, masih banyak anak yang terancam putus sekolah karena ketiadaan perlengkapan dasar.

“Sekolah dasar itu sudah gratis. Bantuan seperti PIP (Program Indonesia Pintar) sudah ada β€” anak-anak sudah dapat. Cuma baju, tas, buku memang perlu orang tuanya. Dulu ada beasiswa CSR dari bank β€” diberikan kepada anak kurang mampu yang berprestasi. Kita berharap jangan sampai anak tidak sekolah karena tidak punya buku,” paparnya [45:00].

Pesan untuk Guru Muda: Mendidiklah dengan Hati

Menutup podcast yang menyentuh ini, Indrawati Munir menitipkan pesan mendalam untuk generasi guru muda di Sumatera Barat.

“Mendidiklah dengan hati, dengan saling menyayangi. Guru berhak meningkatkan kesejahteraan, berhak mendapat perlindungan, mengembangkan diri β€” tapi ingat, jangan lupakan kewajiban. Karena dengan keseimbangan hak dan kewajiban, kita bisa melahirkan generasi yang berkarakter,” pungkasnya penuh haru [58:00].

Sponsor di Kusieh Bendi? Kenapa Tidak!

Kusieh Bendi bukan sekadar podcast β€” ini adalah ruang diskusi yang mempertemukan akademisi, pengusaha, pejabat publik, dan masyarakat dalam satu panggung. Lebih dari 140 episode telah tayang dan terus menjangkau penonton baru setiap harinya.

Baca Juga:  PCM 2026 Disiarkan Live! Dimensia Creative Buktikan Payakumbuh Siap Go Digital

Yang bikin sponsorship di sini beda:

Baca Juga:  10 Tahun Keliling Indonesia Naik Mobil Tua! Denny & Beda Temukan Jejak Minang dari Kalimantan hingga Ternate

πŸ”₯ Multi-platform β€” YouTube + Instagram + TikTok + Facebook. Sekali produksi, tayang di mana-mana.
πŸŽ™οΈ Endorsement natural β€” host ngobrol santai soal brand Anda, bukan baca script kaku.
⏳ Konten awet β€” episode lama tetap ditonton. Iklan Anda jalan terus.
πŸ“ Target lokal Sumatera Barat β€” pas banget buat brand yang mau dekat dengan pasar Sumbar.

Paket fleksibel: Rp 400.000 – Rp 7.500.000.

πŸ“ž Langsung chat: WA 0812-6349-2788
πŸ“‹ Proposal: dimensiacreative.com/proposal/

Dimensia Creative β€” Kreativitas untuk Negeri.

Ikuti terus podcast Kusieh Bendi di YouTube Dimensia Creative untuk diskusi mendalam seputar isu politik, sosial, dan budaya di Sumatera Barat.

Berita Terkait

Bisnis Lokal Cepat Redup? Konsultan: Jangan Cuma Modal Nekat
Tolak Fasilitas Mobil Dinas, Bupati Safni Sikumbang Alihkan Dana untuk Alat Berat Jalan Usaha Tani
Ninik Mamak Buka Suara: Tanah Ulayat Tak Pernah Menghambat Pembangunan Pasar Payakumbuh
Rian Fahardhi ‘Presiden Gen Z’: Pendidikan Bukan Menyemaratakan, Tapi Temukan Formula Tepat untuk Setiap Anak
Walikota Zulmaeta Buka Suara: Transportasi Gratis & Revitalisasi Pasar Payakumbuh di Podcast Kusieh Bendi
KUSIEH BENDI: Resep Rahasia ‘Tabola Bale’, Mega-Hit Viral dari Payakumbuh yang Bergema di Istana Merdeka
KUSIEH BENDI: Mana Batas Adat, Mana Batas Kota? Datuk Patiah Baringek Kupas Sejarah & Tanah Ulayat Payakumbuh
MPL Season 2 Grand Final Disiarkan Live β€” Dimensia Creative Tunjukkan Standar Baru Live Streaming Esports di Payakumbuh

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

Bisnis Lokal Cepat Redup? Konsultan: Jangan Cuma Modal Nekat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Tolak Fasilitas Mobil Dinas, Bupati Safni Sikumbang Alihkan Dana untuk Alat Berat Jalan Usaha Tani

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Ninik Mamak Buka Suara: Tanah Ulayat Tak Pernah Menghambat Pembangunan Pasar Payakumbuh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Rian Fahardhi ‘Presiden Gen Z’: Pendidikan Bukan Menyemaratakan, Tapi Temukan Formula Tepat untuk Setiap Anak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Walikota Zulmaeta Buka Suara: Transportasi Gratis & Revitalisasi Pasar Payakumbuh di Podcast Kusieh Bendi

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB