Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI. PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) membatalkan 38 perjalanan kereta imbas banjir yang meluas pada hari ini, Minggu (18/1/2026). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

ILUSTRASI. PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) membatalkan 38 perjalanan kereta imbas banjir yang meluas pada hari ini, Minggu (18/1/2026). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Mobilitas masyarakat pengguna jasa kereta api (KA) di koridor utara Jawa kembali terganggu pada awal pekan ini. PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi membatalkan sedikitnya 34 perjalanan kereta api per Senin pagi, 19 Januari 2026, sebagai dampak dari proses normalisasi jalur yang masih berlangsung di wilayah Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah pembatalan ini diambil guna mempercepat pemulihan jalur rel serta menata kembali peredaran sarana lokomotif dan gerbong agar operasional dapat segera kembali normal secara menyeluruh.

Normalisasi Jalur Pekalongan dan Kondisi Jakarta

Hingga Senin pagi, titik krusial gangguan berada di kawasan Pekalongan, di mana banjir sebelumnya sempat merendam rel. Meskipun air mulai surut, jalur tersebut hanya dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam demi faktor keamanan.

Sementara itu, untuk wilayah DKI Jakarta, sisa-sisa genangan air yang merendam sejumlah titik operasional diklaim sudah dapat ditangani dengan baik. Namun, keterlambatan pada hari-hari sebelumnya memicu efek domino terhadap jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Baca Juga:  Dudy Purwagandhi: Mengurai Benang Kusut Ribuan Titik Perlintasan Ilegal

Daftar Perjalanan KA yang Dibatalkan

Berdasarkan data operasional per 19 Januari 2026, berikut adalah beberapa perjalanan KA utama yang mengalami pembatalan:

  1. Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi – Gambir) pukul 09.10 WIB.

  2. Gajayana Tambahan (Gambir – Malang) pukul 00.10 WIB.

  3. Sembrani Tambahan (Surabaya Pasarturi – Gambir) pukul 05.25 WIB.

  4. Sembrani Tambahan (Gambir – Surabaya Pasarturi) pukul 14.45 WIB.

  5. Argo Parahyangan (Bandung – Gambir) pukul 13.05 WIB.

  6. Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) pukul 09.15 WIB.

  7. Menoreh (Semarang Tawang – Pasar Senen) pukul 06.30 WIB.

  8. Tawang Jaya Premium (Pasar Senen – Semarang Tawang) pukul 06.45 WIB.

  9. Kamandaka (Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang) pukul 05.10 WIB.

  10. Kaligung (Semarang Poncol – Cirebon Prujakan) pukul 05.00 WIB.

Baca Juga:  Prabowo Cium Desain Demo Bayaran Rp200 Ribu, Damprat Pejabat Sopan tapi Maling

Pembatalan juga mencakup sejumlah perjalanan KA lokal dan jarak menengah lainnya seperti KA Tegal Bahari dan KA Ambarawa Ekspres.

Kebijakan Refund Tiket 100 Persen

Bagi penumpang yang terdampak oleh pembatalan ini, PT KAI memberlakukan kebijakan pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100 persen tanpa potongan apa pun. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun yang melayani pembatalan.

Kondisi di Stasiun Gambir terpantau dipadati oleh calon penumpang yang melakukan proses administrasi pengembalian tiket sejak Senin pagi. Pihak KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau kanal informasi resmi guna mendapatkan pembaruan jadwal perjalanan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi memengaruhi infrastruktur perkeretaapian.

Sumber Referensi:

  • Laporan Operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) per 19 Januari 2026.

  • Data Pusat Informasi Harga Pangan dan Transportasi Kompas.com.

  • Update Kebencanaan dan Normalisasi Jalur Kereta Api Kompas.tv.

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Jet Tempur
Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Sudaryono Ditunjuk Jadi Pengganti
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru