BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor. (Foto: Tribunnews)

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor. (Foto: Tribunnews)

0:00

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 253 kabupaten/kota rawan banjir dan 202 kabupaten/kota rawan longsor dengan potensi penduduk terdampak mencapai 113,8 juta jiwa pada musim hujan 2026-2027.

Catatan itu disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (28/10/2026). Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi menjadi perhatian pemerintah memasuki musim hujan tahun ini.

Baca Juga:  Rupiah Menguat ke Rp17.863 per Dolar AS Usai Pidato Prabowo

Puncak musim hujan berbeda tiap wilayah

“Untuk mengantisipasi dampak bencana, pemerintah daerah didorong menetapkan dan mengaktifkan rencana aksi musim hujan pada November,” kata Berton. Ia menambahkan pembaruan rencana kontingensi perlu memperhatikan skenario dampak, pembagian peran antarinstansi, pemicu aktivasi, jalur evakuasi, dan ketersediaan sumber daya.

Selain itu, kesiapan logistik perlu diperiksa agar kebutuhan pengungsi terpenuhi. Sistem peringatan dini juga diminta diuji hingga tingkat desa, sementara posko, perahu karet, tim reaksi cepat, pemantauan tinggi muka air, dan dapur umum disiapkan sebelum puncak musim hujan.

Baca Juga:  Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029

Perhatian khusus lereng bekas karhutla

Berton menyebut perhatian khusus diperlukan pada lereng yang terdampak karhutla, terutama di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pemantauan sejak awal musim hujan dinilai penting untuk mengantisipasi potensi banjir bandang dan longsor.

BNPB juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla maupun bencana hidrometeorologi seiring peralihan musim.

Berita Terkait

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat
Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:29 WIB

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Berita Terbaru

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi. (Foto: Dok. Humas Polres Pariaman)

Daerah

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:18 WIB

Empat Wakil Indonesia Lolos Hari Pertama Hylo Open 2026. (Foto: Dok. PP PBSI)

Olahraga

Empat Wakil Indonesia Lolos Hari Pertama Hylo Open 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:12 WIB

Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:07 WIB

Batik Padang Panjang Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Warga. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Batik Padang Panjang Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Warga

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:01 WIB

Barang yang Wajib Masuk Kabin Pesawat Saat Terbang (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Gaya Hidup

Barang yang Wajib Masuk Kabin Pesawat Saat Terbang

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:56 WIB