PANGKALPINANG, ArgumenRakyat.com — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyediakan 'pojok belanje' sebagai sentra pemasaran produk UMKM binaan pada gelaran Explore Babel 2026 di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Produk Terkurasi di Satu Lokasi
Kepala Perwakilan BI Babel Rommy S Tamawiwy mengatakan, pojok belanje menjadi ruang khusus bagi UMKM yang produknya telah melalui proses kurasi BI sehingga memiliki kualitas dan daya saing untuk dipasarkan kepada masyarakat.
“Kami sengaja menyediakan satu sentra pojok belanje untuk pelaku UMKM binaan BI dalam memasarkan produknya yang sudah terkurasi dan dipusatkan di satu lokasi,” kata Rommy, Minggu (30/8/2026).
Pojok belanje menghadirkan ratusan produk dari 25 pelaku UMKM Bangka Belitung. Setiap pelaku UMKM membawa tiga hingga lima produk, didominasi olahan hasil laut seperti ikan, udang, dan cumi yang diolah menjadi getas, ampiang, kritcu, sambal lingkung, abon, hingga aneka minuman berbahan jeruk kunci dan madu.
Omzet Rp6 Juta per Hari
Penanggung jawab pojok belanje, Widi Prayogo, menyebut seluruh produk dijual mulai Rp2.000 dan dapat dibayar menggunakan QRIS, kartu debit, maupun tunai. “Penjualan di pojok belanje mampu mencatat omzet sekitar Rp6 juta per hari selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Rommy menambahkan, perekonomian Bangka Belitung masih tumbuh positif sekitar empat persen selama tiga triwulan terakhir, salah satunya ditopang konsumsi rumah tangga. Explore Babel tahun kelima ini juga menghadirkan stasiun ekonomi hijau yang menampilkan produk ramah lingkungan serta lokakarya pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.









