Dunia dalam Krisis: WHO Sebut 1 Miliar Orang Alami Gangguan Mental, Layanan Masih Timpang!

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dunia dalam Krisis: WHO Sebut 1 Miliar Orang Alami Gangguan Mental, Layanan Masih Timpang! (foto AI)

Ilustrasi Dunia dalam Krisis: WHO Sebut 1 Miliar Orang Alami Gangguan Mental, Layanan Masih Timpang! (foto AI)

JAKARTA, ARGUMENRAKYAT.COM — Dunia sedang menghadapi pandemi tersembunyi yang jauh lebih luas dari sekadar virus. Laporan terbaru World Health Organization (WHO) mengungkapkan fakta mengejutkan: lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia kini hidup dengan gangguan kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lonjakan angka depresi dan kecemasan ini dipicu oleh akumulasi tekanan pascapandemi, ketidakpastian ekonomi global, hingga konflik yang tak kunjung usai. Namun, di balik angka yang masif tersebut, dunia menyimpan ironi besar—layanan kesehatan mental masih menjadi barang mewah yang sulit diakses oleh mayoritas warga dunia.

Kesenjangan Layanan yang Mematikan

Data WHO menunjukkan jurang pemisah yang lebar. Di negara berpenghasilan rendah dan menengah, lebih dari 70 persen penderita gangguan mental dibiarkan berjuang sendiri tanpa bantuan medis.

Baca Juga:  Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia

Minimnya anggaran negara, terbatasnya jumlah psikolog dan psikiater, hingga stigma sosial yang masih kental menjadi tembok besar penghalang penyembuhan. “Layanan yang tersedia saat ini sama sekali belum sebanding dengan ledakan kebutuhan masyarakat,” tulis laporan tersebut.

Seruan Transformasi Sistem Kesehatan

Menanggapi krisis ini, WHO mendesak pemerintah di seluruh dunia untuk melakukan revolusi layanan kesehatan. Kesehatan mental tidak boleh lagi dianaktirikan. WHO mendorong integrasi layanan mental ke dalam sistem kesehatan primer (seperti Puskesmas di Indonesia) serta memperluas jangkauan layanan berbasis komunitas agar lebih terjangkau oleh rakyat kecil.

Sudut Pandang Argumen Rakyat: Mental Sehat Bukan Cuma Milik Si Kaya

Redaksi Argumen Rakyat memandang laporan WHO ini sebagai tamparan keras bagi kebijakan publik kita. Di Indonesia, kesehatan mental sering kali masih dianggap sebagai isu “kurang ibadah” atau hanya masalah mereka yang hidup di kota besar. Padahal, tekanan ekonomi dan kerasnya persaingan hidup modern menghantam siapa saja tanpa pandang bulu.

Baca Juga:  Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang Hasilkan Komitmen Investasi dan Perkuat Hubungan Strategis

Negara tidak boleh hanya sibuk membangun infrastruktur fisik, sementara “infrastruktur jiwa” rakyatnya dibiarkan runtuh. Kita mendesak pemerintah untuk memperbanyak tenaga profesional hingga ke pelosok dan menghapus stigma melalui edukasi masif. Jangan sampai warga baru diperhatikan saat sudah jatuh dalam titik nadir. Mental yang sehat adalah fondasi negara yang kuat; mengabaikannya sama saja dengan membiarkan produktivitas bangsa perlahan mati.


Sumber Berita: WHO World Mental Health Report, Publikasi Laporan Kesehatan Global 2026, dan Arsip Data Layanan Kesehatan Primer.

Berita Terkait

Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya
Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring
512 Santri Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari
Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?
7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini
Batuk Akibat Asap Karhutla atau Pneumonia? Kenali Bedanya
Bahaya Menghirup Asap Karhutla bagi Tubuh dan Paru-paru
Banten Lampaui Target, Jadi Contoh Program CKG-TBC Nasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:21 WIB

Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya

Rabu, 2 September 2026 - 16:35 WIB

Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring

Rabu, 2 September 2026 - 16:20 WIB

512 Santri Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari

Rabu, 2 September 2026 - 10:20 WIB

Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?

Selasa, 1 September 2026 - 10:19 WIB

7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB