Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan. (Foto: Tribunnews)

Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pemakaman Bangkalan. (Foto: Tribunnews)

BANGKALAN, ArgumenRakyat.com — Seorang bayi perempuan ditemukan tergeletak di kawasan pemakaman Desa Sabiyan, Kecamatan Kota Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) dini hari.

Peristiwa itu bermula ketika sekelompok anak muda yang bermain layang-layang mendengar suara tangisan kecil sekitar pukul 02.00 WIB. Suara itu sempat dikira suara hantu karena lokasinya dekat kuburan, sehingga mereka takut mendekat.

“Mereka mendengar tangisan, suaranya kecil banget, terus didengerin lagi tambah nyaring,” ungkap Kepala Desa Sabiyan Hudaifah, Kamis sore.

Baca Juga:  KPK Sita Rp106,3 Miliar di OTT ATR/BPN, 8 Tersangka

Dievakuasi ke Bidan Desa

Setelah mendapat laporan warga, Hudaifah bergegas menuju lokasi. Bayi perempuan itu ditemukan hanya beralaskan gendongan berwarna abu-abu dan mengenakan baju warna merah, dengan tangan serta kaki terasa sedingin es.

“Saya melihat bayi itu terus menangis sambil meronta, langsung saya dekap dan saya gendong. Tangan dan kaki kok sedingin es, akhirnya saya bawa ke bidan desa terdekat untuk diperiksa,” jelasnya. Ia menyebut hasil pemeriksaan tidak menemukan masalah selain bayi kedinginan.

Baca Juga:  Mantan Anggota Kopassus Dibacok di Cakung, Polisi Selidiki

Diduga Ditelantarkan Orang Tua

Setelah diperiksa, bayi langsung diberi susu. Hudaifah menduga bayi itu ditelantarkan oleh orang tuanya sepulang dari rumah sakit, dan menyebut bayi sempat tertidur sebelum menangis lagi saat waktu subuh karena lapar.

Warga setempat sebelumnya menyebut kondisi tangan dan kaki bayi yang sedingin es saat pertama kali ditemukan. Pemerintah desa memastikan bayi dalam kondisi sehat dan penanganan lanjutan diserahkan kepada pihak berwenang setempat.

Berita Terkait

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla
Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi
Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba
Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian
Budi Gunadi Sadikin Masuk Bursa Dirjen WHO
Kasus TPKS Betrand Peto Naik ke Penyidikan Polda Metro
Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla
Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Budi Gunadi Sadikin Masuk Bursa Dirjen WHO

Berita Terbaru

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla. (Foto: ANTARA/HO-Kemenhut)

Hukum

Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:49 WIB

Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi. (Foto: CNN Indonesia)

Hukum

Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:43 WIB

Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba. (Foto: CNN Indonesia)

Hukum

Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:38 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian. (Foto: ANTARA/HO-BPBD Banyumas)

Nasional

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:32 WIB

PDBI Sumbar Matangkan Persiapan Kejurnas dan PON 2027. (Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Pariaman)

Daerah

PDBI Sumbar Matangkan Persiapan Kejurnas dan PON 2027

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:27 WIB