Pemerintah Pacu Ekosistem Digital lewat Kerja Sama India

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekosistem Digital Diperkuat lewat Kerja Sama RI-India. (Foto: Dok. ANTARA)

Ekosistem Digital Diperkuat lewat Kerja Sama RI-India. (Foto: Dok. ANTARA)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Pemerintah mengakselerasi ekosistem digital untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan ekonomi kreatif dan transformasi digital, salah satunya lewat kerja sama dengan India.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kedekatan budaya dan sejarah kedua negara menjadi modal mempererat kerja sama di era ekonomi digital. Konektivitas digital dan teknologi tinggi dinilai semakin menghubungkan Indonesia dan India.

AI Dibutuhkan untuk Ciptakan Lapangan Kerja

“AI bukan sekadar pengganti pekerjaan, melainkan juga sarana untuk menciptakan lapangan kerja dan keterampilan baru. Itulah sebabnya kita memerlukan dukungan dari Kawasan Ekonomi Khusus seperti Singhasari. Jadi, saya berharap melalui kolaborasi ini, sektor kreativitas dapat tumbuh hingga dua digit,” ujarnya. Evolusi menuju kecerdasan artifisial, internet untuk segala, pembelajaran mesin, sampai komputasi kuantum menuntut infrastruktur digital yang solid.

Pusat Data Diarahkan ke Kawasan Ekonomi Khusus

Lonjakan kebutuhan pusat data global dan industri semikonduktor membuat pemerintah menggandeng Arm untuk mengembangkan ekosistem desain cip. Pengembangan pusat data pun diarahkan ke kawasan ekonomi khusus seperti Nongsa di Kepulauan Riau yang tengah diperluas, kawasan di Tangerang Selatan, hingga Karawang, dengan menyelaraskan pasokan energi dan jaringan serat optik.

Baca Juga:  LPDB Siap Terapkan Credit Scoring Digital untuk Koperasi

Kawasan ekonomi khusus berbasis teknologi dan kreativitas seperti Singhasari juga didorong menjadi pusat riset, inovasi, dan komersialisasi karya kreatif. Pengolahan data kreatif melalui pusat data dan infrastruktur kawasan diharapkan menciptakan dampak pengganda bagi pelaku usaha kreatif di daerah.

Bagi pelaku usaha kecil, cerita naik kelas sering dimulai dari hal sederhana: satu video pendek yang merekam proses produksi, lalu rutin dibagikan. Dari situ muncul pesanan pertama yang datang bukan dari tetangga, melainkan dari perantau yang menemukan akunnya di media sosial. Dimensia Creative melihat pola ini berulang di banyak usaha rumahan.

Baca Juga:  Layanan AI DeepSeek Tumbang Lima Jam, Model V4-Pro Terganggu

Konten video kini bekerja seperti aset, bukan sekadar unggahan musiman. Video yang rapi dan konsisten membantu usaha kecil tampil sebagai merek yang dipercaya, sekaligus memperkuat strategi konten dan optimasi mesin pencari agar produk mudah ditemukan lewat pencarian. Digital marketing yang terukur membuat usaha kecil tidak lagi bergantung pada satu kanal penjualan saja.

Dimensia Creative mendampingi pelaku usaha menyiapkan produksi konten video, live streaming, sampai perencanaan digital marketing yang terarah. Konsultasi bisa lewat WhatsApp 0812-6349-2788 atau melihat layanan di dimensiacreative.com. Dimensia Creative juga membuka ruang bagi pemilik usaha yang ingin berbagi kisah.

Bagi pengusaha dan tokoh daerah, Podcast Kusieh Bendi menjadi tempat bercerita tentang perjalanan membangun usaha, gagasan untuk kampung sendiri, dan cara membangun personal branding yang diingat publik. Konsep dan kerja sama podcast dapat dilihat di dimensiacreative.com/proposal.

Berita Terkait

TelkomGroup Resmikan Sovereign Digital Technology
PNM Bekali Nasabah Perempuan Pontianak lewat PKU Akbar
Sertifikasi Halal UMKM Ditunda hingga 2028, Ini Alasannya
UMKM Disiapkan Jadi Pemasok Bahan Makanan Program MBG
Bill Gates Peringatkan Gejolak AI selama 20 Tahun ke Depan
Hacker Jalankan iOS 16 di Ponsel Android untuk Pertama Kali
Adab Pemuda Diuji di Ruang Publik dan Media Sosial
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Digital

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:17 WIB

TelkomGroup Resmikan Sovereign Digital Technology

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:12 WIB

PNM Bekali Nasabah Perempuan Pontianak lewat PKU Akbar

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Sertifikasi Halal UMKM Ditunda hingga 2028, Ini Alasannya

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:07 WIB

UMKM Disiapkan Jadi Pemasok Bahan Makanan Program MBG

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Bill Gates Peringatkan Gejolak AI selama 20 Tahun ke Depan

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB