PAYAKUMBUH, ArgumenRakyat.com — Ketua KNPI Kota Payakumbuh Rahmanda Fajri menilai adab dan etika generasi muda mulai terguras di ruang publik maupun media sosial. Ia menyoroti beredarnya video seorang pemuda yang mengomentari guru di kereta api sebagai cerminan tantangan zaman.
Menurut Fajri, keleluasaan berekspresi di ruang digital kerap melewati batas kesopanan. “Itu terkesan agak kurang ajar, agak melampaui batas adab,” ujarnya menanggapi beredarnya video tersebut dalam podcast Kusieh Bendi. Ia melihat insiden itu dipicu gaya komunikasi antargenerasi yang berbeda.
Meski begitu, Fajri menilai generasi muda tidak bisa disalahkan sepenuhnya. “Tentu kita tidak bisa menyalahkan generasinya,” katanya. Ia menyebut keluarga dan lingkungan organisasi punya peran mengembalikan nilai sopan santun yang mulai luntur.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Saring Sebelum Sharing
Di sisi lain, Fajri menilai anak muda kini unggul dalam literasi digital. KNPI Kota Payakumbuh menggencarkan kampanye saring sebelum sharing agar pemuda memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Program itu menyasar anggota organisasi kemasyarakatan pemuda hingga pelajar.
Ia mengaku telah menyusun agenda dengan kementerian bidang komunikasi untuk edukasi penggunaan media sosial secara cerdas. Menurut dia, percepatan informasi berpotensi mengubah sudut pandang publik bila tidak diimbangi kemampuan memvalidasi berita. “Kita harus berupaya memberikan kebenaran informasi melalui validasi,” tuturnya.
Bukan Generasi yang Buruk
Fajri menolak anggapan bahwa generasi muda hari ini sekadar generasi instan. Ia menilai mereka memiliki potensi besar, termasuk lebih cepat memahami informasi digital dibanding generasi sebelumnya. “Kita harus berbicara pemaksimalan potensi mereka,” ujarnya.
Ia mengingatkan pembinaan karakter tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Menurut dia, perlu teladan dari senior, keluarga, dan lingkungan agar adab serta etika tumbuh kembali di tengah percepatan zaman.
Pembahasan lengkap soal ini bisa disimak dalam episode podcast Kusieh Bendi di kanal YouTube Dimensia Creative.









