LPDB Siap Terapkan Credit Scoring Digital untuk Koperasi

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPDB Siap Terapkan Credit Scoring Digital untuk Koperasi. (Foto: iNews.id)

LPDB Siap Terapkan Credit Scoring Digital untuk Koperasi. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menyiapkan penerapan teknologi innovative credit scoring untuk mempercepat proses pembiayaan bagi koperasi mitra di seluruh Indonesia.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya transformasi sistem pemrosesan akuisisi pembiayaan yang selama ini dijalankan secara manual. Tujuannya memangkas birokrasi sekaligus meminimalkan subjektivitas dalam menilai kelayakan calon penerima dana.

Menekan Subjektivitas Penilaian

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyampaikan hal itu saat membuka Media Gathering di Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Menurutnya, teknologi dipakai agar pelayanan kepada koperasi lebih baik dan lebih cepat.

“Kita akan gunakan teknologi untuk melakukan credit scoring supaya bisa mempercepat proses, menghilangkan sisi subjektif kemanusiaan, tujuannya supaya pelayanan lebih baik dari sebelumnya,” ujar Krisdianto.

Dengan adopsi teknologi berbasis data terintegrasi, proses analisis rasio dan profil risiko koperasi yang sebelumnya memakan waktu lama bisa dirampungkan lebih cepat dan akurat. Sistem ini diharapkan memangkas durasi evaluasi dari hitungan hari menjadi hitungan menit, menghilangkan sistem antrean, dan menyediakan data analitis yang lebih kaya bagi manajemen dalam mengambil keputusan.

Baca Juga:  Pemerintah dan PT PAL Susun Peta Jalan Industri Maritim

Tantangan di Balik Transformasi

Meski menjanjikan efisiensi, LPDB menyadari pengembangan sistem ini tidak sederhana. Diperlukan kajian mendalam serta pengujian kriteria yang matang karena dana yang disalurkan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang harus dipertanggungjawabkan.

Prinsip kehati-hatian tetap dipegang, terutama karena lembaga ini dituntut melayani lebih banyak koperasi tanpa mengorbankan kualitas penilaian. Penerapan credit scoring berbasis data dinilai menjadi salah satu jalan tengah: mempercepat layanan, tetap akuntabel, dan menjaga keberlanjutan pembiayaan bagi usaha kecil yang menopang ekonomi daerah.

Ada pelajaran menarik dari sebuah koperasi di daerah yang dulu mencatat pesanan di buku tulis. Ketika pengajuan pembiayaan anggotanya mulai ditata dengan data yang rapi, proses yang biasanya berlarut-larut mendadak bisa dipangkas jadi hitungan hari. Pengurusnya mengaku tidak mengubah usaha anggotanya sama sekali, yang berubah hanya cara mereka merekam bukti usaha dan menyampaikannya kembali kepada orang lain lewat catatan digital dan potongan video singkat dari lapak anggota.

Baca Juga:  Bukan Mimpi: Jualan di TikTok Shop Bisa Dimulai dari Nol Pengikut, Asal Tahu Jalur Ini

Cerita itu menegaskan satu hal: jejak digital yang tersimpan rapi adalah aset. Bagi usaha kecil maupun koperasi, dokumentasi visual membuat calon mitra dan pembeli lebih yakin, sementara penataan kata kunci membuat informasi usaha mudah dijangkau lewat pencarian. Inilah kerja optimasi mesin pencari yang sebenarnya sederhana: mencatat apa yang benar-benar terjadi, mengubahnya jadi bahan komunikasi yang jelas, lalu menyebarkannya secara konsisten sebagai bagian dari strategi konten dan digital marketing harian.

Bila Anda mengelola usaha atau lembaga yang ingin tampil lebih profesional di ruang digital, Dimensia Creative siap membantu menyiapkan dokumentasi konten video, siaran langsung kegiatan, dan rencana pemasaran digital yang terukur. Mulai dari diskusi santai soal kebutuhan Anda: WhatsApp 0812-6349-2788. Profil dan pilihan paket lengkap ada di dimensiacreative.com.

Bagi yang ingin membangun reputasi lewat cerita panjang, Podcast Kusieh Bendi menyediakan ruang untuk pengusaha berbagi pengalaman dan tokoh daerah menyampaikan gagasan agar diingat publik lebih lama. Usulkan narasumber melalui dimensiacreative.com/proposal.

Berita Terkait

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB