JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Layanan kecerdasan buatan (AI) DeepSeek mengalami gangguan sekitar lima jam pada Kamis (15/10) sehingga model V4-Pro, V4.1-Flash, dan layanan chat-nya tidak bisa digunakan.
Gangguan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 waktu setempat. Perusahaan belum mengungkap penyebab pasti, namun sebagian pihak menduga kurangnya sumber daya komputasi menjadi salah satu faktor.
Pengembalian Dana untuk Pelanggan Berbayar
Pelanggan berbayar menerima pengembalian dana sebagian untuk periode 8 hingga 14 Oktober dalam bentuk kredit layanan. Media China melaporkan contoh pengembalian dana sebesar 3.000 yuan atau sekitar Rp8,1 juta.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →DeepSeek bukan kali pertama mengalami gangguan. Saat meluncurkan model R1 pada awal 2025, layanannya dilanda rentetan masalah. Pada 2026, gangguan meningkat setelah V4-Flash dan V4-Pro resmi dirilis.
Lonjakan Penggunaan dan Kebutuhan Komputasi
Lonjakan penggunaan setelah peluncuran V4.1-Flash pada 10 September diduga turut berpengaruh. Sejumlah media melaporkan ketidaksesuaian antara sumber daya komputasi dan volume penggunaan, termasuk masalah alokasi daya pemrosesan.
DeepSeek diperkirakan segera merampungkan penggalangan dana dari investor luar. Dana itu kemungkinan dipakai untuk menambah sumber daya komputasi, termasuk pembelian chip.









