Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen. (Foto: Dok. ANTARA)

Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen. (Foto: Dok. ANTARA)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mendorong dunia usaha meningkatkan aktivitas dan kontribusinya untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 yang ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seruan itu disampaikan Anindya dalam rapat koordinasi Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Ia meminta pelaku usaha menyikapi optimisme pemerintah terhadap perekonomian secara positif, antara lain lewat aktivitas usaha, investasi, perdagangan, dan penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga:  Menkominfo Dorong Google Perkuat Keamanan Internet, Perlindungan Anak Jadi Fokus

“Di Kadin, kita wajib untuk berusaha, karena kalau tidak, tidak akan tercapai itu 6, 7, 8 persen,” kata Anindya dalam kesempatan tersebut.

Empat Fokus Utama Kadin

Ketua Umum Kadin memaparkan empat fokus utama dalam mendorong kontribusi dunia usaha, yaitu membawa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas, menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong perdagangan melalui industrialisasi, serta menjadi wadah bagi dunia usaha.

Peningkatan kelas UMKM menjadi perhatian khusus karena sektor itu mencakup sebagian besar unit usaha di Indonesia. Anindya menilai momentum pertumbuhan ekonomi perlu dimanfaatkan agar UMKM tidak hanya berkembang, tetapi benar-benar naik kelas dan memperluas pasar.

Baca Juga:  Sorotan Pasal Kontroversial: Penghinaan Pejabat dan Ancaman di Ranah Privat

Peran Wadah dan Asosiasi Usaha

Ia juga menekankan pentingnya peran Kadin di tingkat provinsi dan asosiasi usaha yang memiliki keahlian di berbagai bidang. Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, menurut dia, perlu dilakukan bersama dengan mencermati berbagai indikator, termasuk investasi asing langsung (FDI), pasar modal, dan penyaluran kredit, agar aktivitas dunia usaha berdampak nyata pada penerimaan devisa dan lapangan kerja nasional.

Berita Terkait

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:31 WIB

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB